Lurah Desa Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Pardiyana. (IDN Times/Daruwaskita)
Sementara Lurah Desa Gilangharjo, Pardiyana, mengaku tradisi nenek moyang menempatkan padasan di halaman rumah serta adanya sumur serta kamar mandi di depan rumah merupakan tradisi pola hidup sehat warisan nenek moyang.
"Kalau orang dulu, bepergian itu kan tanpa menggunakan sandal, nah ketika pulang ke rumah maka mencuci tangan, kaki dan wajah agar bersih dan bebas dari virus sebelum masuk rumah,"ucapnya.
Warisan tradisi nenek moyang ini masih sangat relevan diterapkan oleh masyarakat apalagi saat ini dalam kondisi pandemik dan masyarakat dituntut untuk menerapkan protokol kesehatan terutama mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir.
"Kita itu memiliki warisan budaya yang sangat bagus dari nenek moyang, kenapa tidak kita lestarikan. Apalagi saat ini dalam masa pandemi, masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.