Jalan Tol Solo-Yogya Ruas Klaten-Prambanan. (Dok. PT JMJ)
Kendaraan yang masuk akan diatur berdasarkan parameter tertentu. Mengingat jarak dari Jalan Arteri Jogja-Solo menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani sekitar 586 meter, diperlukan langkah antisipasi apabila antrean kendaraan sudah mencapai jalan arteri tersebut.
Oleh karena itu, kata Arie, sejumlah rekayasa lalu lintas akan disiapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di kawasan tersebut.
Rekayasa lalu lintas di Jalan Yogya-Solo akan diberlakukan sebagai dampak dari pengoperasian fungsional Tol Yogya-Solo. Dalam pelaksanaannya, kepolisian berkoordinasi dengan berbagai stakeholder untuk melakukan beberapa langkah pengaturan, antara lain buka-tutup Ramp On Purwomartani, pengalihan arus kendaraan, penarikan arus, serta manajemen lalu lintas.
Manajemen lalu lintas juga akan dilakukan melalui pengaturan APILL di Simpang Tiga Raden Ronggo dan Simpang Lima Kalasan (Proliman). Selain itu, akan dilakukan penutupan sejumlah titik putar balik (U-Turn) di sepanjang Jalan Yogya-Solo guna memperlancar arus kendaraan.
Dari total 12 U-Turn yang ada, hanya tiga titik yang akan tetap dibuka, yaitu AAU, Telkom, dan Sendang Ayu. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran lalu lintas serta mengurangi potensi kemacetan di sekitar akses menuju GT Purwomartani.