Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Solar berceceran di Jalan Cangkringmalang sebabkan puluhan pemotor terpeleset jatuh. (Dok. BPBD Bantul)
Solar berceceran di Jalan Cangkringmalang sebabkan puluhan pemotor terpeleset jatuh. (Dok. BPBD Bantul)

Intinya sih...

  • Solar berceceran di Jalan Cangkringmalang, Bantul, Selasa (3/2/2026) pagi, membuat sedikitnya 20 pemotor terpeleset akibat jalan licin.

  • Polisi menelusuri sumber tumpahan lewat CCTV dan menduga berasal dari kendaraan L300 atau “L sapek” yang mengeluarkan cairan saat melintas.

  • Nomor polisi kendaraan belum terlihat jelas, sementara penyemprotan Damkarmat membuat solar tampak menyebar hingga hampir separuh badan jalan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar berceceran di sepanjang Jalan Cangkringmalang, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 06.05 WIB. Akibat tumpahan tersebut, jalan menjadi licin hingga menyebabkan puluhan pengendara sepeda motor terpeleset dan mengalami kecelakaan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hadiyanto, mengatakan polisi telah menyelidiki kendaraan yang menyebabkan solar berceceran di jalan. Peristiwa itu mengakibatkan sedikitnya 20 pengendara sepeda motor jatuh dari kendaraan.

"Penyidik telah mengumpulkan CCTV di lokasi ceceran solar dan ditemukan kendaraan yang diduga tangkinya mengalami kebocoran ternyata L300 atau biasa orang menyebut L sapek," ujarnya, Rabu (4/2/2026).

1. ‎ Dalam rekaman CCTV terlihat ceceran solar seperti garis basah memanjang

Rekaman CCTV mobil L Sapek penyebab solar berceceran. (Dok. Polres Bantul)

Menurutnya kendaraan L300 dalam rekaman CCTV saat berjalan dari arah timur ke barat di Jalan Cangkringmalang terlihat mengeluarkan cairan dari bawah mobil dan seperti membentuk garis di salah satu bahu jalan dan garis yang berasal dari solar tersebut cukup panjang.

‎"Ya kalau dilihat dari CCTV hanya seperti garis yang basah saja namun memang panjang," ungkapnya.

2. Nomor polisi kendaraan tak terlihat jelas

Rekaman CCTV mobil L Sapek penyebab solar berceceran. (Dok. Polres Bantul)

Rita mengatakan, meski kendaraan yang diduga menjadi sumber tumpahan solar sudah teridentifikasi, penyidik belum mendapatkan rekaman CCTV yang memperlihatkan nomor polisi secara jelas. Karena itu, penyebab pasti solar berceceran di jalan tersebut masih belum diketahui.

"Apakah tangkinya bocor atau tangki BBM tidak ditutup, penyidik belum mengetahuinya," tuturnya.

3. Ceceran solar disemprot air mobil Damkarmat

‎Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hadiyanto. (IDN Times/Daruwaskita)

Lebih lanjut, Rita mengatakan awalnya ceceran solar terlihat hanya berbentuk garis memanjang. Namun, setelah petugas Damkarmat BPBD Bantul datang dan melakukan penyemprotan, tampak hampir separuh badan jalan terkena cairan tersebut. Hal itu terjadi karena air dari mobil Damkarmat disemprotkan ke area jalan yang terdapat tumpahan solar.

"Kan dalam video yang beredar separuh badan jalan seperti penuh dengan ceceran solar namun itu air yang disemprotkan dari mobil Damkarmat BPBD Bantul," tuturnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team