Sleman, IDN Times - Seluruh Kapanewon di Kabupaten Sleman ditetapkan menjadi zona merah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, kasus positif COVID-19 di Kabupaten Sleman memang mengalami lonjakan dari pertengahan November. Lonjakan tersebut diduga lantaran adanya liburan panjang pada akhir Oktober 2020 lalu.
"Memang kenyataannya tidak hanya Sleman, DIY juga jadi 10 provinsi yang jadi perhatian karena memang naik semua. Sleman termasuk yang kebagian positifnya naik melonjak beberapa hari terakhir, mulai melonjak pertengahan November sampai akhir November dan masih berlanjut sampai sekarang," ungkapnya pada Rabu (2/12/2020).