Yogyakarta, IDN Times - Sejumlah warga Nahdlatul Ulama (NU) atau Nahdliyin mengecam dukungan Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf terhadap keikutsertaan Pemerintah RI di dalam Board of Peace.
"Kami, warga Nahdlatul Ulama, menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus penolakan tegas terhadap keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace serta mengecam dukungan Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf, yang menyebut langkah Presiden Prabowo Subianto membawa Indonesia ke dalam inisiatif ini sebagai jalan yang tepat dalam memperjuangkan Palestina," kata para warga NU dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).
Adapun mereka yang tergabung dalam kelompok atau gerakan ini antara lain M. Mustafid (wakil sekretaris PWNU DIY), Heru Prasetia (sekretaris Lakpesdam PWNU DIY), Hasan Basri (anggota lesbumi NU), Roy Murtadho (pengajar pesantren Ekologi Misykat al Anwar), Abdurrohman Azzuhdi (dept. Keagamaan dan Ideologi Ansor Pajangan Bantul) Citra Orwela dan Lutfi Makhasin (Akademisi) Ahmad Hasby (LTN PCNU Tegal).
Ada juga Kalis Mardiasih (aktivis perempuan), Rika Iffati Farihah (Wakil Ketua Fatayat NU DIY) dan ratusan warga NU lain dari berbagai daerah seperti Jakarta, Surabaya dan Jombang.
