Yogyakarta, IDN Times - Tahun ini Indonesia memperingati 80 tahun Kemerdekaan, dan 20 tahun menuju terwujudnya Generasi Emas 2045. Anak-anak sebagai generasi penerus memegang peranan penting dalam membangun dan menikmati pencapaian tersebut. Namun, masih terdapat berbagai tantangan yang harus diatasi bersama, salah satunya di sektor kesehatan, khususnya terkait pemenuhan gizi anak.
Anemia menjadi salah satunya yang terkadi akibat kekurangan zat besi masih menjadi salah satu masalah gizi utama yang dihadapi anak Indonesia. Kondisi ini kerap luput dari perhatian, padahal dampaknya dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan kemampuan berpikir anak.
Untuk mewujudkan Generasi Emas 2045, diperlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat, media, organisasi, maupun akademisi untuk memastikan setiap anak Indonesia terpenuhinya hak gizinya. Dengan semangat tersebut, Sarihusada sejak tahun 1954 dengan pabrik pertamanya di Jogja, konsisten menutrisi anak bangsa melalui inovasi nutrisi berbasis sains yang sesuai dengan kebutuhan anak Indonesia.