Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resmi Dipilih, Lahan Sultan Ground di Godean Jadi Markas Kodam Mataram
Presiden Prabowo Subianto ketika meresmikan 204 satuan baru TNI termasuk enam Kodam baru di HUT ke-81 TNI. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
  • Lahan Sultan Ground di Kalurahan Sidoluhur, Godean, Sleman, resmi dipilih sebagai lokasi Markas Kodam XXVI/Mataram setelah survei sejumlah wilayah DIY.

  • Pembangunan markas permanen masih menunggu alokasi anggaran pemerintah pusat; sementara operasional Kodam XXVI/Mataram akan menggunakan Makorem 072/Pamungkas di Reksoboyan.

  • Korem 072/Pamungkas mulai memindahkan sebagian unit dan logistik ke Yonif 403 Demak Ijo, mengganti papan nama, serta menyiapkan personel Kodam secara bertahap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times - Pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah dimatangkan.

Markas militer baru akan memisahkan komando DIY dari Kodam IV/Diponegoro dipastikan berada di wilayah Kalurahan Sidoluhur, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman.

Lahan yang bakal digunakan untuk pembangunan Markas Kodam XXVI/Mataram memanfaatkan Sultan Ground (SG) atau Tanah Kasultanan yang diberikan langsung oleh pihak Keraton Yogyakarta.

"Iya (sudah mengantongi izin pemanfaatan SG)," kata Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072/Pamungkas, Mayor Inf Suwito saat dihubungi, Selasa (6/10/2026).

1. Bakal berdekatan dengan Mapolda DIY

Suwito menyampaikan pemilihan kawasan Sidoluhur, Godean, merupakan keputusan final dari serangkaian survei yang dilakukan tim gabungan Mabes TNI AD, Kodam IV/Diponegoro, dan Korem 072/Pamungkas.

"Dari beberapa lokasi yang ditinjau, kayaknya kemarin sudah terakhir tidak tinjau lagi. Maksudnya kan berarti sudah fix ibarat artinya (di Sidoluhur)," kata Suwito.

Sebelum dipastikan di Godean, Suwito menyebut Mabes AD bersama jajaran wilayah telah meninjau beberapa daerah alternatif di Bantul, Kulon Progo, hingga titik lain di Sleman.

Penentuan lahan Sultan Ground di Godean dinilai paling representatif karena keterbatasan lahan luas di pusat kota, selain posisinya yang strategis berdekatan dengan rencana lokasi baru Markas Polda DIY.

"Kalau luasan berapa kali berapanya, saya kurang tahu pasti, tapi ya ibaratnya kan kalau sudah fix di sana berarti kan layak maksudnya, kan? Cukuplah maksudnya dibangun Kodam lah di sana, kan," tambahnya.

2. Markas sementara gunakan Makorem 072/Pamungkas Kota Yogyakarta

Terkait target penyelesaian dan waktu eksekusi fisik bangunan, Suwito menjelaskan pihak jajaran daerah masih menanti pengalokasian anggaran resmi dari pemerintah pusat.

Menurutnya, mendirikan sebuah Kodam memerlukan proses panjang karena harus menyiapkan sarana Badan Pelaksana (Balak) pendukung seperti Denpom, Paldam, Bekangdam, hingga Ajendam.

"Karena itu ya tergantung anggaran dari pemerintah. Nah, kebetulan kan kemarin itu ada enam Kodam baru gitu, kan. Termasuk salah satunya dari Jogja, makanya kan bangun Kodam itu kan juga anggarannya pasti besar," jelasnya.

Sambil menanti realisasi gedung baru di Godean, operasional awal Kodam XXVI/Mataram ditempatkan sementara di Makorem 072/Pamungkas, Jalan Reksoboyan, Kota Yogyakarta.

"Rencananya untuk sementara sambil menunggu proses pembangunan itu, dia bermarkasnya di Korem kita. Korem 072/Pamungkas itu yang di Reksoboyan itu," kata Suwito.

3. Personel dan plang nama mulai disiapkan secara bertahap

Seiring pergeseran markas sementara Kodam ke Makorem 072/Pamungkas, jajaran Korem secara bertahap memindahkan sebagian unit kerja dan logistiknya ke Markas Yonif 403 Kompi C di Demak Ijo, Sleman. Perubahan papan nama di lokasi pun sudah disiapkan.

"Sudah. Udah di tulisannya udah diganti, termasuk yang di Korem yang di Reksoboyan itu tulisannya udah diganti Kodam 26/Mataram sudah diganti begitu tulisannya," tutur Suwito.

Selain infrastruktur sementara, pengisian struktur organisasi dan perekrutan prajurit juga sedang bergulir secara fleksibel dari anggota Kodim-Kodim di wilayah DIY.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru dalam peringatan HUT ke-81 TNI, Senin (5/10/2026).

Pemerintah dan Mabes TNI telah menunjuk perwira tinggi yang akan bertugas sebagai Panglima Kodam (Pangdam) guna memimpin jajaran anyar tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article