Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1769842647706.jpg
Vaksinasi PMK di Kandang Ternak 45, Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Intinya sih...

  • DKPP Bantul bakal didiskusikan 6 ribu dosis vaksin PMK untuk mencegah sapi terpapar penyakit tersebut.

  • Peternak diminta menjaga kesehatan lingkungan kandang dan memberikan vitamin serta obat-obatan pada ternak.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi terjadi kembali di Bantul. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul menyebut sebanyak 23 ekor sapi terpapar PMK, 12 di antaranya dinyatakan sembuh, dua mati, dan tersisa sembilan ekor yang masih dalam penanganan.

‎"Selama bulan Januari 2026 ini sudah ada dua ekor sapi yang mati akibat PMK," kata Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, Sabtu (31/1/2026).

1. ‎ Distribusikan 6 ribu dosis vaksin PMK

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bantul, Joko Waluyo.(IDN Times/Daruwaskita)

Menurutnya untuk mencegah ternak terpapar PMK, DKPP Bantul mulai bulan ini hingga Maret 2026 akan mendiskusikan 6 ribu dosis vaksin PMK untuk tahap pertama. Harapannya pemberian vaksinasi gratis ini bisa mencegah ternak tertular PMK.‎

‎"Fokus vaksinasi PMK gratis kepada ternak sapi terutama yang ada di kandang kelompok," ucapnya.

2. ‎Peternak diminta menjaga kesehatan lingkungan kandang

Ilustrasi ternak sapi untuk korban.(IDN Times/Daruwaskita)

Joko menambahkan pihaknya berharap peternak untuk menjaga kebersihan dan lingkungan kandang, memberikan tambahan vitamin serta obat-obatan, hingga karantina pada ternak yang baru dibeli sebelum dijadikan satu dengan yang lainnya.

"Lalu lintas kendaraan yang membawa ternak baik keluar masuk kandang sebaiknya disemprot dengan desinfektan," tuturnya.

3. ‎ Puluhan sapi divaksinasi PMK

Vaksinasi PMK di Kandang Ternak 45, Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Ketua Kelompok Ternak 45, Depok, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Bantul, Awal Naryadi mengatakan pada Kamis (29/1/2026) DKPP Bantul memvaksinasi ternak sapi. "Ada sekitar 80an populasi sapi dan hanya tiga yang tidak divaksin atas permintaan pemilik ternak. Ada ternak sapi yang sedang bunting sehingga takut ketika divaksin PMK," ujarnya.

‎Awal berharap setelah mendapatkan vaksin, tidak ada ternak sapi yang terpapar PMK seperti tahun 2025 lalu. Apalagi beberapa bulan lagi diperingati Iduladha.

‎"Tahun kemarin banyak ternak sapi di Kelompok Ternak 45 Depok ini yang terpapar PMK, bahkan ada yang mati. Semoga tahun ini tidak ada," ujarnya.

Editorial Team