Wisatawan berada di kawasan Malioboro, Yogyakarta. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
Pada triwulan I 2023, diketahui dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh menguatnya kinerja konsumsi rumah tangga sebesar 4,77 persen (YoY). Meningkatnya laju pertumbuhan konsumsi ini didukung membaiknya penghasilan masyarakat, sejalan dengan aktivitas pariwisata yang masih cukup kuat, seiring penghapusan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Selain itu, keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi juga meningkat. "Konsumsi pemerintah juga mengalami peningkatan," ujar Budiharto.
Dari sisi Lapangan Usaha, pertumbuhan ekonomi DIY triwukan I 2023 ditopang menguatnya kinerja lapangan usaha informasi dan komunikasi 5,47 persen (YoY), lebih tinggi jika dibandingkan sebelumnya 4,58 persen (YoY). Meningkatnya kinerja ini sejalan dengan peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat, khususnya melalui online.
Sejalan dengan itu, masih tingginya aktivitas pariwisata, peningkatan permintaan pada momentum Ramadan dan Idul Fitri di tengah terjaganya daya beli masyarakat mendukung membaiknya kinerja industri pengolahan khususnya sub sektor industri makanan dan minuman.