Peserta Diklat PPIH saling mengucapkan selamat atas pengukuhan mereka sebagai petugas haji (IDN Times/Yogie Fadila)
Sebagai bentuk kedisiplinan, Kemenhaj telah menerjunkan tim Pengendali Petugas sejak tahun 2024. Tim ini bertugas khusus memantau dan mengawasi pergerakan para petugas haji di lapangan.
Jauhar mewanti-wanti para petugas agar selalu mengenakan atribut resmi baik rompi maupun seragam saat keluar dari hotel. Ia menyoroti fenomena indisipliner tahun-tahun sebelumnya, di mana ada oknum petugas yang tertangkap basah asyik berbelanja atau jalan-jalan tanpa seragam di tengah waktu sibuk.
"Menjadi pemandangan yang aneh ketika saat penyelenggaraan haji, ada petugas yang asyik belanja di Kakiyah (pasar grosir di Makkah-red) atau selfie di Jabal Rahmah. Ini akan jadi catatan. Tahun kemarin ada yang seperti itu lalu diunggah ke Instagram dan viral," singgung Jauhar.
Ia pun menyentil oknum petugas yang akhirnya malu saat ketahuan melanggar aturan oleh tim pengawas.
"Mangkate ora nganggo cadar, baline cadaran. Mergo isin (Berangkatnya tidak pakai cadar/penutup wajah, pulangnya pakai cadar. Karena malu kepergok). Meskipun kita ya tetap paham siapa dia," canda Jauhar yang disambut senyum para peserta.
Menutup arahannya, Jauhar meminta agar amanat yang dibebankan negara melalui APBN ini benar-benar dipertanggungjawabkan dengan dedikasi tinggi.
"Mari amanat ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Niatkan bahwa ibadah kita sebagai petugas adalah melayani jemaah haji," pungkasnya.