Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi meninggal dunia. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi meninggal dunia. (IDN Times/Mardya Shakti)

Intinya sih...

  • Perempuan paruh baya meninggal dunia di persawahan

  • Korban mencari rumput sebelum hujan turun

  • Ditemukan luka bakar di beberapa bagian tubuh korban

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kulon Progo, IDN Times - Seorang perempuan paruh baya asal Kabupaten Kulon Progo, meninggal dunia, diiduga tersambar petir, Senin (12/1/2026).

Korban ditemukan dengan beberapa luka bakar di area persawahan, daerah Banjararum, Kalibawang, Kulon Progo.

1. Tergeletak di area persawahan

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menyampaikan korban merupakan perempuan berinisial W (46), warga Kalibawang, Kulon Progo.

Kejadian ini terungkap setelah jasad korban ditemukan tergeletak di area persawahan wilayah Banjararum, Kalibawang, Kulon Progo, pada Senin sekitar pukul 16.30 WIB. "Korban tergeletak dengan posisi terlentang," kata Sarjoko dalam keterangannya, Senin (13/1/2026) malam.

2. Korban mencari rumput menjelang hujan

ilustrasi petir (pexels.com/Johannes Plenio)

Seorang saksi mengatakan, ia dan korban sebelumnya pergi bersama ke sawah sekitar pukul 15.00 WIB untuk mencari rumput. Saat itu dilakukan sebelum hujan turun. "Tetapi karena akan turun hujan, saksi pulang sedangkan korban tetap melanjutkan untuk mencari rumput," kata Sarjoko.

3. Luka bakar di beberapa bagian tubuh

Sarjoko menjelaskan, setelah hujan reda, saksi kembali ke lokasi persawahan untuk melanjutkan aktivitasnya. Saat itu, ia mendapati korban tergeletak di tanah dalam posisi telentang.

Dari hasil pemeriksaan luar, korban dipastikan telah meninggal dunia. Selain itu, ditemukan sejumlah luka bakar yang diduga kuat akibat sambaran petir. "Badan korban ditemukan adanya luka bakar leher, bekas rambut terbakar menggumpal di kepala belakang dan terdapat luka bakar di paha kanan," urai Sarjoko.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team