Yogyakarta, IDN Times – Penyelenggara layanan ibadah haji turut memperhatikan cuaca panas di Arab Saudi jelang pemberangkatan jemaah. Berbagai antisipasi dilakukan untuk mencegah heat stroke pada jemaah.
Heat stroke atau serangan panas diketahui bentuk hipertermia atau penyakit yang berhubungan dengan panas. Heat stroke ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh yang tidak normal, serta gejala fisik yang menyertainya, termasuk adanya perubahan fungsi sistem saraf.
“Itu (heat stroke) memang menjadi perhatian ya,” ujar General Manager Marketing Sahid Tour, Teguh Budi Santosa, saat konferensi pers di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, Rabu (29/4/2026).
