Pemeran film Penerbangan Terakhir menyapa penonton di XXI Amplaz Yogyakarta, Sabtu (17/1/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Film yang bakal tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2026, menyoroti sosok Kapten Deva Angkasa yang diperankan Jerome Kurnia, sosok pilot yang tampil tampan dan karismatik, namun menyimpan sisi gelap sebagai predator emosional. Dengan berbagai taktik manipulatif, termasuk love-bombing, Kapten Deva menjerat para pramugari di maskapainya. Salah satu korban adalah Tiara (Nadya Arina) seorang pramugari, yang terjebak dalam janji manis, ancaman, serta permainan psikologis.
Nadya menceritakan proses pendalaman karakter Tiara melalui diskusi intensif bersama tim produksi. Menurutnya proses pendalaman karakter melalui proses panjang, tidak instan.
“Pertama memang ada proses meeting dulu. Dibicarakan mau dibuat seperti apa emosinya, marahnya mau seperti apa. Karena kan bentuk marah itu banyak macamnya. Jadi gimana caranya supaya nggak sama dengan yang lain, tapi tetap bisa seperti yang ditonton tadi,” kata Nadya.
Nadya menilai naskah Penerbangan Terakhir sudah cukup kuat untuk menggugah emosi bahkan sejak pertama kali dibaca. “Mungkin teman-teman kalau baca script-nya juga sudah bisa kebawa sendiri sih. Aku juga kebawa. Maksudnya, nggak kebayang kalau ketemu laki-laki yang seperti itu,” kata Nadya.
Menurut Nadya, proses aktingnya juga sangat terbantu oleh profesionalisme Jerome Kurnia sebagai lawan main.
“Dan ditambah lagi Jerome juga sangat profesional. Jadi itu sangat membantu,” ucapnya.