Yogyakarta, IDN Times – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X memastikan bantuan biaya hidup (living cost) bagi 1.296 mahasiswa terdampak bencana di Sumatra diperpanjang. Bantuan yang diperpanjang ini melalui skema estafet pendanaan antara sektor perbankan dan Pemda DIY.
Langkah tersebut merupakan komitmen Pemda DIY dalam mengawal masa depan mahasiswa perantau yang terdampak bencana alam di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Sri Sultan menegaskan prioritas utama kebijakan ini adalah menjaga fokus mahasiswa agar tidak terhenti di tengah jalan. Saat ini, masa pemulihan ekonomi di daerah asal mereka masih berlangsung.
"Supaya dia bisa tetap fokus ya. Dia datang ke sini kan untuk sekolah dan jangan dia sampai putus sekolah. Prinsipnya itu, jangan sampai ada dari 1.296 mahasiswa tersebut yang DO karena orang tuanya tidak mampu mengirim lagi dan menyebabkan putus sekolah. Jangan sampai," kata Sri Sultan usai menerima Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) DIY dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DIY di Gedhong Wilis, Kompleks kepatihan, Yogyakarta, Selasa (13/1/2026).