Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pedagang di komplek Alun-Alun Pemkab Gunungkidul datangi Kantor Pemkab Gunungkidul. (Dok. Istimewa)
Pedagang di komplek Alun-Alun Pemkab Gunungkidul datangi Kantor Pemkab Gunungkidul. (Dok. Istimewa)

Intinya sih...

  • Pedagang Alun-Alun Gunungkidul menolak direlokasi sebelum bertemu Bupati

  • Tetap akan berjualan hingga bertemu Bupati, meski rencana relokasi sudah ada payung hukum

  • Satpol PP akan terus melakukan penertiban dan monitoring terhadap pedagang yang nekat berjualan di kompleks Alun-Alun Pemkab Gunungkidul

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Gunungkidul, IDN Times - Puluhan pedagang di kompleks Alun-Alun Pemkab Gunungkidul yang telah berjualan selama belasan tahun mendatangi Kantor Pemkab Gunungkidul pada Kamis (15/1/2026) malam. Kedatangan mereka bertujuan menolak rencana relokasi sebelum adanya pertemuan tatap muka dengan Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih.

Kedatangan para pedagang tersebut diterima oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Agus Mantara, Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Kelik Yuniarto, serta Plt Kasatpol PP Gunungkidul Irawan Jatmiko.

Penasihat Pedagang Kaki Lima, Arif Yuniarasa, menyampaikan bahwa para pedagang di kompleks Alun-Alun Pemkab Gunungkidul mengaku tidak pernah mendapatkan sosialisasi terkait peraturan daerah. Namun, mereka tiba-tiba akan ditertibkan dengan dasar Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2021 Pasal 5 tentang pemanfaatan alun-alun.

"Kita sama sekali belum mendapatkan sosialisasi terkait perda itu, tiba-tiba pedagang akan direlokasi ke tempat lain," katanya. "Kita juga sudah minta audiensi dua kali dengan bupati namun dalam waktu tiga minggu kita tunggu namun tak ada respon," ujarnya.

1. Tetap akan berjualan sebelum bertemu dengan Bupati Gunungkidul

Arif menegaskan puluhan pedagang akan tetap bertahan berjualan di sekitar Alun-Alun Pemkab Gunungkidul hingga Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menemui mereka secara langsung.

Ia menyebut tuntutan pedagang sederhana, yakni meminta audiensi dengan bupati untuk membicarakan rencana relokasi tersebut. “Tetap akan bertahan sampai bupati menemui teman-teman. Masalah ini sebenarnya mudah, kami hanya minta bertemu bupati, tapi sampai sekarang belum bisa,” ujarnya.

2. Ada payung hukum, pedagang tetap akan direlokasi

Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Gunungkidul, Agus Mantara, menegaskan penertiban pedagang di kompleks Alun-Alun Pemkab Gunungkidul tetap akan dilakukan meski mendapat penolakan. Ia menyebut penertiban memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kami perintahkan Satpol PP untuk melakukan penjagaan, termasuk memasang kembali garis pembatas yang sempat hilang di sekitar alun-alun,” ujarnya.

Menurut Agus, Pemkab Gunungkidul juga menyiapkan solusi berupa relokasi pedagang ke kawasan Besole. Sementara itu, area permainan akan digeser ke taman kuliner. Pemerintah juga berencana memperluas taman kuliner di sisi utara kantor Pemkab Gunungkidul yang nantinya dapat dimanfaatkan pedagang hasil relokasi.

“Kalau di lokasi baru tidak bisa berkembang, kami siapkan tempat lain. Namun jika bisa berkembang, ya tidak dipindah,” tandasnya.

Meski pedagang bersikeras ingin bertemu langsung dengan Bupati Gunungkidul dan tetap berjualan di sekitar alun-alun, Agus menegaskan penjagaan akan tetap dilakukan.

“Satpol PP akan mengeksekusi dan melakukan penjagaan sebaik-baiknya. Kami minta pengertian dari pedagang, apalagi pemerintah sudah menyiapkan tempat yang bagus,” pungkasnya.

3. Petugas Satpol PP akan monitoring komplek Alun-Alun Pemkab Gunungkidul

Plt Kasatpol PP Gunungkidul, Irawan Jatmiko, menyatakan penertiban pedagang di kompleks Alun-Alun Pemkab Gunungkidul telah dilaksanakan pada Kamis (15/1/2026). Ia menegaskan para pedagang sebelumnya sudah diberi pemberitahuan sehingga penertiban tetap dilakukan.

“Penertiban sudah dilakukan dan akan terus kami monitoring, apakah masih ada pedagang yang nekat berjualan di kompleks Alun-Alun Pemkab Gunungkidul,” ujarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team