Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ortu Wajib Tahu, 3 Alasan Gen Alpha Perlu Belajar Kelola Uang Sejak Dini

Kab. Sleman
3 min read
Ortu Wajib Tahu, 3 Alasan Gen Alpha Perlu Belajar Kelola Uang Sejak Dini
Regional CEO BNI Wilayah 17 Yogyakarta, Ari Masdianto Purnomo. (IDNTimes/Tunggul Damarjati)
  • Edukasi finansial sejak dini dinilai penting di tengah gaya hidup konsumtif dan transaksi digital; anak perlu pengalaman langsung mengelola uang secara bijak, bukan sekadar menyimpan di celengan.
  • Rekening atas nama anak melalui wondrZ membantu membangun rasa memiliki dan tanggung jawab, sementara orangtua tetap dapat mendampingi proses belajar mengelola tabungan serta transaksi.
  • Anak usia 12 tahun ke atas mendapat akses transaksi digital terbatas dengan pengawasan real-time orangtua; rekening otomatis beralih saat usia 17 tahun tanpa perubahan nomor rekening.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sleman, IDN Times - Fenomena tingginya gaya hidup konsumtif serta masifnya pemakaian teknologi digital di kalangan anak dan remaja menjadi perhatian penting bagi orangtua. Di tengah mudahnya akses transaksi digital, menghadirkan edukasi finansial kepada anak dinilai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan bagian dari prioritas gaya hidup.

Mendidik anak soal keuangan tak cukup hanya dengan menyuruh untuk menyimpan uang di celengan. Anak perlu merasakan pengalaman langsung bagaimana mengelola uang secara bijak dan bertanggung jawab.

Menjawab tantangan tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menghadirkan layanan wondrZ, yakni tabungan khusus anak dan remaja usia 0 hingga 17 tahun yang terintegrasi dengan aplikasi wondr by BNI.

Lantas, mengapa pendampingan finansial anak ini begitu penting? Simak tiga poin berikut ini!

  1. 1. Rekening atas nama anak melatih rasa memiliki dan tanggung jawab

    Ilustrasi aplikasi Wondr by BNI. (dok. BNI)
    Ilustrasi aplikasi Wondr by BNI. (dok. BNI)

    Salah satu langkah awal mengedukasi anak adalah dengan memberikan dorongan psikologis bahwa anak memiliki hak dan kewajiban atas tabungannya sendiri.

    Regional CEO BNI Wilayah 17 Yogyakarta, Ari Masdianto Purnomo, menjelaskan kepemilikan rekening resmi atas nama anak menjadi salah satu keunggulan dari layanan wondrZ.

    "Selain tadi mengedukasi kepada anak sejak usia dini, yang pasti rekening langsung atas nama anak. Lahir, mbrojol, dapat nama, bisa kita buatkan," ujar Ari saat acara media gathering di Sleman, Selasa (6/10/2026).

    Dengan rekening yang tercatat atas nama sendiri, anak belajar untuk merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap saldo yang mereka simpan, sekaligus memahami nilai uang secara bertahap.

    ​"Melalui wondrZ, kami ingin membantu anak mengenal cara menabung, mengelola uang, dan mulai memahami transaksi secara bertahap. Pada saat yang sama, orang tua tetap dapat mendampingi perjalanan finansial anak melalui fitur yang tersedia," tuturnya.

  2. 2. Akses transaksi digital bertahap tanpa khawatir bablas

    Memberikan akses keuangan pada anak kerap membuat orang tua cemas akan risiko penggunaan berlebihan. Karena itu, pemberian fitur transaksi sebaiknya dilakukan secara berjenjang sesuai dengan usia anak.

    Melalui fasilitas wondrZ, anak berusia 12 tahun ke atas baru diberikan akses transaksi digital seperti QRIS dan kartu debit dalam skala terbatas. Batas transaksi kartu debit dipatok maksimal Rp500 ribu per hari, sementara limit via aplikasi dibatasi hingga Rp2 juta per hari.

    "Yang kami dorong bukan sekadar kepemilikan rekening, tetapi bagaimana anak mulai memiliki pengalaman nyata dalam mengelola uang. Orangtua tetap menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran tersebut," jelas Ari.

    Di sisi lain, orangtua tetap memegang kendali penuh melalui notifikasi transaksi real-time yang langsung masuk ke ponsel. Pendekatan ini memungkinkan anak belajar mandiri tanpa lepas dari pengawasan orangtua.

  3. 3. Keberlanjutan sistem tabungan hingga usia dewasa

    Edukasi keuangan merupakan proses pembelajaran jangka panjang. Fasilitas tabungan yang dirancang bebas biaya administrasi ini juga memastikan pengalaman finansial anak tidak terputus saat mereka beranjak dewasa.

    Saat anak menginjak usia 17 tahun, rekening wondrZ akan terkonversi secara otomatis menjadi BNI Taplus Muda atau Taplus tanpa perlu mengubah nomor rekening.

    "Di usia 17 tahun pada saat dia nanti mengkonversi menjadi Taplus Muda atau mungkin Taplus, nomor rekeningnya enggak berubah. Dia hanya berganti produk saja," jelas Ari.

    Melalui kemudahan ini, proses pembelajaran mengelola uang yang telah berjalan bertahun-tahun dapat berlanjut secara konsisten hingga anak siap mandiri secara finansial.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More