Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)
Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Intinya sih...

  • Atap dan rangka bangunan kampung nelayan rawan roboh. Konstruksi rentan terhadap korosi akibat uap air laut yang mengandung garam.

  • Pengurus koperasi belum memiliki pengalaman untuk mengelola kampung nelayan.

  • Ancaman abrasi mengintai bangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bantul, menilai masih ada permasalahan dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wahyu Sakti Trenggono dalam kunjungannya ke Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul meminta agar kontraktor memperbaiki bangunan yang kini sudah nyaris selesai.

‎"Kedatangan saya ke Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul untuk melihat progres pembangunannya sebab pada Januari 2026 ini harus selesai. Saya minta perbaikan pembangunannya," katanya, Jumat (2/1/2026).

1. Atap dan rangka bangunan kampung nelayan rawan roboh

Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bantul, Suyanto mengatakan, secara kasat mata pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul ini hampir selesai. Hanya, proyek masih meninggalkan berbagai persoalan.

‎"Atap dan kerangka penyangga atap dari baja ringan sangat rentan terhadap korosi akibat uap air laut yang mengandung garam, sehingga atap dan kerangka penahan akan ambrol dalam hitungan tahunan," ujarnya, Jumat (2/1/2026).

‎2. Pertanyakan KDMP Poncosari mampu kelola Kampung Nelayan Merah Putih

Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Suyanto mengatakan pengelolaan bakal diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih Poncosari, tapi pengurus koperasi belum memiliki pengalaman untuk mengelola Kampung Nelayan Merah Putih.

‎"Ya sebenarnya konsep Kampung Nelayan Merah Putih sangat bagus bagi nelayan, tapi apakah mereka yang terlibat sudah siap semua," tanyanya.

3. Ancaman abrasi mengintai bangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Abrasi di Pantai Pandasari Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)

‎Terpisah, salah satu nelayan Pantai Kuwaru, Kalurahan Poncosari, Gambos mengatakan keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi harapan bagi nelayan di Pantai Bantul untuk bangkit. Hanya, kondisi laut di Pantai Selatan Bantul jauh berbeda dengan kondisi Pantai Utara Jawa.

‎"Abrasi jadi ancaman utama, Pantai Baru yang dekat Kampung Nelayan Merah Putih sudah kena abrasi dan bisa saja Kampung Nelayan Merah Putih ini juga terdampak abrasi. Apalagi jarak dengan pantai cukup dekat," ucapnya.

‎"Ya sebagai nelayan kecil saya ikut saja semoga program ini berhasil dan nelayan benar-benar sejahtera," pungkasnya.



This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team