Meet The Investor #3, Pelaku Usaha Jogja Bertemu Investasi Rp50 Miliar

Meet The Investor #3 di Sleman pada 21-22 Oktober 2026 mempertemukan pelaku usaha Yogyakarta dengan investor dari Jakarta hingga luar negeri untuk membuka akses permodalan dan kerja sama.
Sebanyak 79 dari 219 pendaftar usaha mengikuti pertemuan speed dating dengan 30 investor selama 12 menit per sesi, dilanjutkan networking dinner untuk menjajaki kesepakatan.
Penawaran investasi mencapai Rp50 miliar, terutama untuk sektor FnB, fesyen, dan teknologi; hari kedua knowledge day diikuti 799 pendaftar dalam 22 sesi diskusi bisnis.
Sleman, IDN Times - Peluang pengembangan bisnis bagi pengusaha di Yogyakarta semakin terbuka melalui ajang Meet The Investor #3. Kegiatan yang berlangsung pada 21-22 Oktober 2026 ini mempertemukan pelaku usaha dengan investor dari Jakarta hingga luar negeri, dengan nilai penawaran investasi yang mencapai Rp50 miliar.
Diselenggarakan untuk ketiga kalinya sejak 2024, acara ini menjadi wadah bagi pengusaha untuk mempresentasikan bisnis sekaligus menjajaki kerja sama permodalan. Selain mempertemukan pengusaha dan investor secara langsung, agenda tersebut juga diisi diskusi bisnis untuk memperluas wawasan dan jaringan peserta.
Sebanyak 79 usaha terpilih bertemu 30 investor
Event Director Meet The Investor #3, Ray Rezky Ananda, mengatakan kegiatan ini berangkat dari upaya memperluas akses pengusaha lokal terhadap sumber pendanaan. Menurutnya, kesempatan untuk bertemu investor secara langsung masih perlu diperbanyak agar bisnis kreatif di Yogyakarta dapat berkembang lebih jauh.
"Melalui Asosiasi Pengusaha Kreatif, kami berupaya menarik investor dari luar negeri dan Jakarta agar pengusaha di Jogja lebih mudah bertemu pemodal dan mengembangkan usahanya," kata Ray.
Hari pertama penyelenggaraan, Rabu (21/10/2026), difokuskan pada agenda 'investor day' dengan konsep 'speed dating'. Dari 219 entitas usaha yang mendaftar, sebanyak 79 di antaranya berhasil lolos kurasi untuk mengikuti pertemuan langsung dengan 30 investor.
Dalam sesi tersebut, setiap pengusaha memperoleh waktu 12 menit untuk memperkenalkan bisnis dan memaparkan peluang investasi. Pertemuan ini digelar tanpa biaya bagi peserta, sehingga mereka memiliki kesempatan menjajaki pendanaan sekaligus menarik minat calon mitra bisnis.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan 'networking dinner' di Pendopo Tulungo, kawasan Imogiri Barat. Agenda ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pengusaha dan investor serta membahas peluang kerja sama yang berpotensi berlanjut ke tahap kesepakatan.
“Harapannya, dari pertemuan itu bisa berkembang menjadi deal," katanya.
Penawaran investasi tembus Rp50 miliar

Ajang Meet The Investor #3 yang berlangsung pada 21-22 Oktober 2026 di Yogyakarta (IDN Times/Tunggul Damarjati) Dari pertemuan yang berlangsung, Ray menyebut sejumlah pelaku usaha telah memasuki tahap tawar-menawar dengan calon investor. Nilai penawaran investasi yang muncul dalam rangkaian kegiatan tersebut mencapai Rp50 miliar.
Peluang pendanaan tersebar di sejumlah sektor, terutama makanan dan minuman atau food and beverage (FnB), fesyen, serta teknologi. Ketiga bidang tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam perkembangan industri kreatif di Yogyakarta.
Ray menjelaskan, kapasitas pendanaan investor yang hadir juga cukup beragam. Sebagian memiliki kemampuan investasi mulai dari Rp500 juta hingga Rp1 miliar, sedangkan investor lainnya dapat menanamkan modal hingga puluhan miliar rupiah, bahkan berada pada kisaran Rp50 miliar sampai Rp120 miliar.
Selain investor dari luar daerah, penyelenggaraan tahun ini turut memperlihatkan kehadiran pemodal lokal yang belum banyak dikenal publik. Hal tersebut menjadi peluang bagi pengusaha untuk memperoleh dukungan pendanaan dari investor yang berasal dari lingkungan sendiri.
"Investor melihat pengusaha di Jogja memiliki semangat untuk berkembang. Ini menjadi hal yang positif bagi ekosistem usaha kreatif di Yogyakarta," ungkapnya.
Hari kedua diikuti 799 pendaftar
Setelah berfokus pada pertemuan bisnis, agenda hari kedua, Kamis (22/10/2026), diarahkan pada peningkatan pengetahuan melalui 'knowledge day'. Rangkaian ini menghadirkan 22 sesi diskusi bisnis dengan melibatkan 22 narasumber dan pengisi acara.
Tercatat sebanyak 799 pendaftar mengikuti agenda tersebut. Para peserta berkesempatan mempelajari berbagai aspek investasi dan prospek pengembangan usaha, sekaligus memperluas jejaring dengan sesama pelaku bisnis maupun pihak yang berpotensi menjadi mitra.
Ray berharap Meet The Investor dapat memperkuat ekosistem usaha kreatif sekaligus meningkatkan daya tarik Yogyakarta sebagai tujuan investasi. Ia menilai pengembangan bisnis tidak seharusnya hanya berpusat di Jakarta dan Bali, sebab Yogyakarta juga memiliki peluang yang menjanjikan.
"Kami ingin menyemangati pengusaha sekaligus investor bahwa Jogja juga memiliki potensi besar. Pengusaha punya kesempatan untuk berkembang, sedangkan investor bisa menemukan peluang bisnis yang menjanjikan di sini," pungkasnya.




















