Yogyakarta, IDN Times - Musim mudik Lebaran selalu diwarnai dengan lonjakan mobilitas yang masif. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, usai rapat koordinasi persiapan mudik Lebaran 2026 Rabu (11/03/2026), memproyeksikan pergerakan masyarakat menembus angka ekstrem di kisaran 155 juta pergerakan. Tingginya volume mobilitas ini membawa ancaman keselamatan yang fatal di jalan raya, khususnya bagi masyarakat yang menempuh perjalanan antarkota menggunakan kendaraan roda dua.
Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas tahun 2022 hingga 2025 yang diakses dari pusiknas.polri.go.id, sebanyak 75,9 persen insiden kecelakaan mudik dialami oleh pengguna sepeda motor. Dominasi angka tersebut menegaskan bahwa sepeda motor masih menjadi penyumbang terbesar tragedi di jalan raya selama arus mudik berlangsung.
