Libur Isra Mi'raj, Pedagang di Pantai Selatan Bantul Gigit Jari

- Tobing hanya mendapat uang Rp40 ribu selama empat jam berjualan es krim di Pantai Depok.
- Kunjungan wisatawan di Pantai Parangtritis juga sepi, tidak sebanyak saat libur akhir pekan.
- Dispar Bantul mengakui kunjungan wisatawan saat libur Isra Mi'raj terbilang sepi dan lebih ramai pada Sabtu atau Minggu.
Bantul, IDN Times - Harapan pedagang di kawasan pantai selatan Bantul akan ramainya kunjungan wisatawan saat libur Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Jumat (26/2/2026), tak terwujud. Hingga siang hari, Pantai Depok dan Parangtritis terpantau sepi, kalah ramai dibandingkan akhir pekan.
Salah satu pedagang es krim di Pantai Depok, Slamet Tobing, mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 10.00 WIB. Namun hingga pukul 14.00 WIB, jumlah wisatawan yang datang masih sangat terbatas.
“Baru ada satu rombongan yang datang pakai dua bus besar dan satu kereta kelinci,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).
1. Empat jam buka lapak baru dapat uang Rp40 ribu

Tobing mengaku selama menunggu pembeli sejak pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB, es krim yang terjual bisa dihitung dengan jari. Pendapatan yang didapat pun jauh dari harapan.
“Baru dapat uang Rp40 ribu sampai jam 14.00 WIB,” katanya.
Menurutnya, sepinya pengunjung kemungkinan karena libur Isra Mi’raj jatuh pada hari Jumat, sehingga wisatawan merasa waktu liburan terlalu singkat.
“Mungkin karena liburnya pas hari Jumat, jadi kalau mau liburan tanggung, ada salat Jumat juga,” ujarnya.
Ia pun berharap kunjungan wisatawan akan meningkat pada Sabtu dan Minggu, seperti akhir pekan sebelumnya.
“Kalau Sabtu atau Minggu biasanya memang lebih ramai,” tuturnya.
2. Kunjungan wisatawan di Pantai Parangtritis tak seramai libur akhir pekan Sabtu dan Minggu

Rina, pedagang di Pantai Parangtritis, juga mengaku kunjungan wisatawan sejak pagi hingga siang hari masih terbilang sepi. Meski ada bus pariwisata yang datang, jumlahnya tidak sebanyak saat libur akhir pekan.
“Ada bus yang membawa rombongan wisatawan, tapi tidak sebanyak libur akhir pekan seperti biasanya,” ungkapnya.
Ia mengatakan biasanya memiliki pelanggan bus langganan yang rutin parkir di depan warungnya. Namun hingga siang hari, belum satu pun bus berhenti.
“Biasanya sopir atau kondektur bus yang mau ke Parangtritis menghubungi saya untuk parkir, tapi sampai siang ini belum ada yang telepon atau kirim pesan WhatsApp,” tuturnya.
3. Dispar Bantul akui kunjungan wisatawan saat libur Isra Mi'rad terbilang sepi

Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf Ahli Muda Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, mengakui kunjungan wisatawan di kawasan pantai selatan Bantul saat libur Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW terbilang landai. Bahkan, jumlahnya lebih sepi dibandingkan kunjungan pada libur akhir pekan.
“Hari ini tanggal merahnya jatuh pada hari Jumat, jadi agak tanggung untuk liburan karena juga harus menjalankan salat Jumat. Mungkin baru akan ramai pada Sabtu atau Minggu besok,” ujarnya.

















