Sleman, IDN Times - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengaku prihatin dengan meninggalnya Tri Fajar Firmansyah, korban kericuhan suporter sepak bola yang terjadi beberapa waktu lalu di kawasan Babarsari, Sleman.
Kustini meminta tidak ada sweeping atau main hakim sendiri. Ia menyerahkan proses sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas perkara itu.
"Kami berharap untuk seluruh suporter agar sabar menunggu hasil penyelidikan dan tidak melakukan tindakan anarkis, jangan ada tindakan sweeping atau lain sebagainya yang main hakim sendiri. Serahkan pada kepolisian. Saya percaya polisi akan transparan menyelesaikan kasus ini sampai tuntas," katanya.