Hujan Guyur Jogja, BMKG: Curah Hujan Rendah hingga Pertengahan November

BMKG Yogyakarta melaporkan hujan ringan mulai mengguyur DIY pada Sabtu, 24 Oktober 2026, sebagai tanda peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.
Curah hujan akhir Oktober hingga dasarian pertama November diperkirakan rendah, sekitar 10–50 mm per dasarian, dengan sifat hujan di seluruh wilayah bawah normal.
Pada dasarian kedua November, curah hujan diprediksi rendah hingga menengah, 20–75 mm per dasarian; warga diminta memantau informasi BMKG terkait hujan mendadak dan angin kencang.
Yogyakarta, IDN Times - Badan Meteorologi Yogyakarta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan mulai mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta hari ini, Sabtu (24/10/2026).
BMKG menyatakan meski hujan yang mengguyur Jogja tidak deras, menandakan masa peralihan musim kemarau ke hujan.
1. Hujan diprediksi turun awal November

ilustrasi hujan (unsplash.com/A A) BMKG sebelumnya memprediksi curah hujan di Jogja baru terjadi pada dasarian pertama November 2026, yang masih diperkirakan dalam kategori rendah berkisar antara 10 – 50 mm/dasarian dengan sifat hujan seluruhnya bawah normal.
Sementara pada dasarian III Oktober 2026 masih berada dalam kategori rendah, yakni berkisar 10–50 milimeter per dasarian. Prediksi tersebut menunjukkan curah hujan di Jogja pada akhir Oktober hingga pertengahan November masih diperkirakan relatif rendah.
Sementara curah hujan dasarian II November 2026 diprediksi dalam kategori rendah hingga menengah antara 20 – 75 mm/dasarian dengan sifat hujan seluruhnya bawah normal.
2. Hujan sewaktu-waktu terjadi, BMKG minta warga cek indo cuaca
BMKG meminta masyarakat perlu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG, terutama terkait potensi terjadinya hujan yang sewaktu-sewaltu terjadi, dan angin kencang saat masa peralihan musim.




















