Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hujan lebat di perumahan.
ilustrasi hujan lebat (unsplash.com/A A)

Intinya sih...

  • Butiran es seukuran kerikil jatuh di Selomartani, Kalasan

  • Hujan disertai angin kencang membuat suara berisik dari atap rumah

  • Warga menyebut ini kali pertama melihat fenomena hujan es di daerah mereka

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Fenomena hujan es terjadi wilayah Selomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Eti Widyasari, salah seorang warga Selomartani menyebut daerah tempat tinggalnya diguyur hujan es . Mulanya dia tak menyadari adanya butiran es yang turun saat itu.

"Tapi dari atap terdengar suara cethok-cethok gitu. Itu sekitar sepuluh menit," kata Eti.

1. Butiran es seukuran kerikil

Hujan es di wilayah Kabupaten Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Suara berisik dari atapnya sangat keras. Saking kerasnya, dia mengira itu suara akibat tertiup angin. "Tapi pas lihat keluar ternyata ada butiran es berserakan," ujar Eti.

Menurut Eti, butiran es yang jatuh ukurannya setara batu kerikil. "Warnanya putih, bukan bening tapi putih," sambungnya.

2. Hujan disertai angin kencang

Hal yang sama disampaikan Juju, tetangga Eti. Dia bilang, fenomena hujan es turun terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. "Waktu itu di luar rumah juga ada angin yang besar, kencang. Pohon itu sampai mobat-mabit (tertiup kencang)," ujar Juju.

Juju baru berani keluar rumah setelah hujan angin mereda. Bagi dia dan Eti, ini adalah kali pertama melihat fenomena hujan es di daerah tempat tinggal mereka.

Editorial Team