Syawalan Kadin DIY, di Ndalem Mangkumen Yogyakarta, Sabtu (4/4/2026). (Dok. Istimewa)
GKR Mangkubumi mengatakan momentum syawalan merupakan tradisi luhur masyarakat Yogyakarta yang sarat dengan nilai kebersamaan, persaudaraan, dan saling memaafkan. Menurut GKR Mangkubumi, dalam semangat Idul Fitri, momen ini tidak hanya mempererat silaturahmi secara personal, tetapi juga memperkuat komitmen kebersamaan sebagai bagian dari ekosistem dunia usaha yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kemajuan daerah.
“Tema yang kita angkat pada kesempatan ini, Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kolaborasi untuk Ekonomi Daerah, mengandung makna yang sangat mendalam,” jelas GKR Mangkubumi.
GKR Mangkubumi menyatakan bahwa dalam dinamika ekonomi yang terus berkembang, tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Kemajuan ekonomi daerah hanya dapat terwujud melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan.