Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi Gempa (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Gempa (IDN Times/Arief Rahmat)

Intinya sih...

  • Belum ada laporan kerusakan akibat gempa bumi 5,5 SR di Bantul

  • Warga merasakan getaran saat mulai aktivitas bekerja, seperti yang dirasakan oleh Yulkipli di Kantor DPRD Bantul

  • Tak sempat lari keluar kantor karena gempa berlangsung cepat, sejumlah pegawai di DPRD Bantul hanya merasa kaget saja

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Gempa bumi dengan magnitudo 5,5 SR yang terjadi pada Selasa (27/1/2026) pukul 08:30:44 WIB dengan pusat gempa di 55 kilometer timur Pacitan, Jawa Timur dirasakan warga Kabupaten Bantul. BMKG menyebut gempa bumi yang berpusat di laut selatan dengan kedalaman 105 kilometer itu tidak berpotensi terjadinya tsunami.

‎Sekretaris BPBD Bantul, Ribut Bimo Haryo Tejo membenarkan adanya kejadian gempa bumi yang berpusat di laut dan dirasakan oleh masyarakat Bantul.

‎"Lokasinya cukup jauh ya dari Bantul," ucapnya.

1. ‎ Belum ada laporan kerusakan

Gempa bumi melanda Pacitan Jawa Timur. (Dok. BMKG)

Bimo mengaku juga merasakan getaran akibat gempa bumi namun getaran berlangsung cukup cepat.

‎"Ya sejauh ini belum ada laporan dampak dari gempa bumi. Masyarakat cukup kaget karena terjadi waktu saat masyarakat akan menjalani aktivitas sehari-hari," jelasnya.

2. ‎ Rasakan getaran saat mulai aktivitas bekerja

Ruang Komisi A, DPRD Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)

Yulkipli salah satu warga Kapanewon Imogiri mengaku merasakan getaran akibat gempa bumi saat dirinya mulai beraktivitas di Kantor DPRD Bantul. ‎"Ya memang gerakan di meja, saya kira dampak getaran truk atau mobil besar yang lewat jalan raya depan Kantor DPRD Bantul namun ternyata ada gempa bumi," ungkapnya.

‎3. Tak sempat lari keluar kantor karena gempa berlangsung cepat

Ilustrasi gempa. (IDN Times/Arief Rahmat)

Sejumlah pegawai di DPRD Bantul juga merasakan hal yang sama namun tidak terjadi kepanikan dan hanya kaget saja.

‎"Mereka bilang ada gempa, tapi ketika ingin keluar dari kantor gempa sudah berhenti, " jelasnya.

Editorial Team