Yogyakarta, IDN Times - Eks Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, mengungkap pemicu fenomena tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang membuat ratusan rumah rusak dan ribuan jiwa harus mengungsi.
Dwikorita bilang, fenomena ini tak lepas dari karakter geologi kawasan tersebut yang terdiri dari lempung biru (blue clay). Material ini mengandung mineral montmorillonite yang pejal saat kering, namun begitu sensitif untuk mengembang ketika kena air.
"Itu jenis lempung yang apabila kena air bisa mengembang, volumenya berkembang bisa sampai delapan kali lipat dari volume awal. Bahasa Jawanya itu jadi mlenyok (melunak) ya. Jadi seperti pasta gigi," kata Dwikorita saat dihubungi, Selasa (10/2/2026).
