Yogyakarta, IDN Times - Sebanyak 30 Finalis Dimas dan Diajeng Kota Yogyakarta mengikuti sesi pembekalan bersama GKBRAA Paku Alam dengan tema 'Dari Paguyuban Ke Pangabdian'. Gusti Putri menegaskan, menjadi Dimas Diajeng bukan sekadar tampil menawan dalam balutan busana adat, tetapi berperan sebagai penyambung nilai dan duta budaya yang relevan.
“Dimas Diajeng bukan hanya menyambut tamu, tetapi menyambung makna. Budaya bukan hanya untuk dipajang, tetapi untuk dihidupkan,” tegas Gusti Putri, saat menyampaikan materi yang dilaksanakan di Hotel SM Tower Maliboro, Yogyakarta, Kamis (12/6/2025).