Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jalan Tol Yogya-Solo segmen Prambanan-Klaten dibuka fungsional selama masa angkutan Nataru. (Dok. PT JMJ)
Jalan Tol Yogya-Solo segmen Prambanan-Klaten dibuka fungsional selama masa angkutan Nataru. (Dok. PT JMJ)

Intinya sih...

  • Progres pembangunan Tol Solo-Jogja segmen Prambanan-Purwomartani hampir 100 persen, diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Klaten ke Jogja menjadi sekitar 20 menit.

  • Pengoperasian ruas tol fungsional harus diimbangi dengan kewaspadaan terhadap pergeseran kepadatan ke jalan kabupaten dan pengaturan lalu lintas secara optimal.

  • Progres pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 6 atau ruas Ambarawa-Bawen mencapai 90 persen, diproyeksikan memperlancar pergerakan kendaraan ke arah Magelang dan sekitarnya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - PT Jasa Marga mengungkap progres pembangunan dua ruas tol di DIY dan Jawa Tengah yang siap dioperasikan secara fungsional selama masa angkutan Lebaran 2026 mendatang.

Dua ruas tol itu adalah segmen Prambanan-Purwomartani pada Tol Solo-Yogya dan ruas Ambarawa-Bawen (Seksi 6) pada Tol Yogyakarta-Bawen.

1. Progres Prambanan-Purwomartani hampir 100 persen

Gerbang Tol Prambanan di jalur fungsional Solo-Jogja. (IDN Times/Larasati Rey)

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto menyebut, progres pembangunan Tol Solo-Yogya segmen Prambanan-Purwomartani telah menyentuh angka 95 persen.

Capaian inilah yang jadi pertimbangan pengoperasian ruas sepanjang 11,48 kilometer itu secara terbatas saat arus mudik mendatang.

Dia bilang, pengoperasian ruas ini diproyeksikan mampu membuat waktu tempuh perjalanan menuju DIY dari Klaten, Jawa Tengah menjadi lebih efisien.

"Perjalanan dari Klaten menuju Yogyakarta yang biasanya bisa memakan waktu hingga 45 menit, diproyeksikan dapat dipangkas menjadi sekitar 20 menit," ujar Rivan dikutip dari laman resmi Pemda DIY, Selasa (3/2/2026).

2. Wanti-wanti pergeseran kepadatan ke jalan kabupaten

Rivan menambahkan ruas tol ini bukan hanya mempercepat akses menuju pusat kota, tapi juga membuka jalur cepat menuju kawasan wisata unggulan seperti Candi Prambanan tanpa harus melewati kepadatan jalan nasional.

Bagaimanapun, pengoperasian jalur tol fungsional ini juga harus disertai kewaspadaan, utamanya pada titik keluar tol.

Rivan memprediksi lonjakan volume kendaraan menuju wilayah Purwomartani dan Sleman Timur berpotensi menggeser kepadatan ke jalan-jalan kabupaten yang relatif lebih sempit apabila tak diimbangi pengaturan lalu lintas secara optimal.

3. Ruas Ambarawa-Bawen tinggal 10 persen lagi

Ruas Tol Bawen masih lengang. (IDN Times/Dok Jasa Marga

Sementara itu, Rivan mengungkap progres konstruksi Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 atau ruas Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 kilometer yang juga akan beroperasi fungsional saat Lebaran.

Menurut Rivan, progres pembangunan segmen ini sendiri telah mencapai angka 90 persen. Segmen ini diproyeksikan mengalihkan arus kendaraan dari arah Semarang supaya tak terpusat di jalur nasional menuju DIY. Selain itu juga memperlancar pergerakan kendaraan ke arah Magelang dan sekitarnya.

"Jalur fungsional Ambawara-Bawen akan menjadi alternatif bagi pengguna jalan dari arah Jalan Tol Semarang-Solo yang keluar melalui Gerbang Tol Bawen yang menuju sejumlah wilayah tujuan mudik seperti Magelang dan Temanggung. Jalur fungsional ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan yang selama ini kerap terjadi di Exit Bawen pada periode Lebaran. Dengan tidak adanya persimpangan dan lampu lalu lintas di ruas tol," kata Rivan dikutip dari keterangan resmi PT Jasa Marga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team