Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di DPRD DIY Ricuh, Sejumlah Orang Terluka

Aksi mengkritik dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ricuh di depan DPRD DIY, Yogyakarta, Selasa malam, setelah terjadi gesekan antara mahasiswa dan kelompok penjaga gedung.
Dialog antara perwakilan DPRD DIY dan massa tidak menghasilkan kesepakatan. Demonstran kemudian dipukul mundur menuju Jalan Malioboro, sementara polisi mengamankan sejumlah peserta saat situasi memanas.
Polisi masih mendalami penyebab kericuhan serta mendata korban dan pihak yang diamankan. Sejumlah orang, termasuk anggota, mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis.
Yogyakarta, IDN Times – Aksi unjuk rasa yang mengkritik dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ricuh di depan Gedung DPRD DIY, Selasa (20/10/2026) malam.
Kericuhan terjadi mulai pukul 21.30 WIB, setelah massa aksi yang terdiri dari gabungan elemen mahasiswa terlibat gesekan dengan sekelompok orang yang berjaga di sekitar halaman gedung DPRD DIY.
1. Polisi amankan sejumlah peserta aksi

Aksi unjuk rasa yang mengkritik dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ricuh di depan Gedung DPRD DIY, Selasa (20/10/2026) malam. (iDNTimes/Herlambang Jati) Perwakilan anggota DPRD DIY sempat menemui massa aksi untuk membuka ruang dialog. Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.
Sekitar pukul 21.30 WIB, demonstran dipukul mundur dan berlarian ke arah Jalan Malioboro. Sejumlah orang dari massa aksi diamankan petugas kepolisian.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol. Ihsan, mengatakan polisi mengamankan sejumlah orang saat situasi di lokasi demonstrasi memanas. Langkah tersebut menurutnya untuk mengendalikan situasi dan melindungi peserta aksi maupun petugas.
“Sehingga kami sempat amankan dulu dan nanti prosesnya akan kami kembalikan nantinya. Karena bagaimanapun tadi situasinya agak chaos ya, sehingga personel kami berusaha mengamankan, baik dari peserta aksi maupun pihak lainnya. Tujuannya untuk melindungi,” ujar Ihsan.
Ia mengatakan, kepolisian masih mendalami gesekan yang terjadi selama aksi demonstrasi. Ihsan pun menyayangkan insiden tersebut. “Ya, ini masih kita dalami semua. Memang kami sangat menyayangkan adanya gesekan yang terjadi,” katanya.
2. Sejumlah orang alami luka-luka

Aksi unjuk rasa yang mengkritik dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ricuh di depan Gedung DPRD DIY, Selasa (20/10/2026) malam. (iDNTimes/Herlambang Jati) Ihsan menyebut, kepolisian masih melakukan pendataan terhadap korban yang mengalami luka dalam kericuhan tersebut. Berdasarkan data sementara, sejumlah orang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
“Sementara kalau datanya, ini masih pendataan. Tapi sepertinya tadi ada, tapi itu sudah kami obati dan semuanya luka ringan. Iya, termasuk anggota. Dan tadi itu risiko kami dalam melakukan pelayanan,” tuturnya.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih mendalami insiden yang terjadi serta melakukan pendataan terhadap pihak yang terluka dan diamankan dalam kericuhan tersebut.



















