Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi lalu lintas Jakarta (IDN Times/Rochmanudin)
ilustrasi lalu lintas Jakarta (IDN Times/Rochmanudin)

Intinya sih...

  • Potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat petir dan angin kencang di DIY pada 2 dan 3 April 2025.
  • Prakiraan BMKG menunjukkan status peringatan cuaca meningkat menjadi oranye, dengan wilayah terdampak meliputi beberapa kabupaten dan kota.
  • Masyarakat diimbau untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi dan waspada saat beraktivitas di luar ruangan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarata (DIY). 

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta, Warjono mengatakan, potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat petir, serta angin kencang berpotensi terjadi sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 2 dan 3 April 2025.

1. Cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di seluruh wilayah DIY

ilustrasi cuaca ekstrem (freepik.com/creativeart)

Menurut Warjono, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, kondisi di DIY tanggal 1 April 2025 berada kategori kuning, yang mengindikasikan potensi hujan sedang. Sedangkan pada 2 dan 3 April, status peringatan meningkat menjadi oranye. 

“Walau intensitas hujan saat ini tidak selebat sebelumnya, kami memprediksi tanggal 2 dan 3 April akan terjadi cuaca ekstrem di seluruh wilayah DIY,” ujar Warjono, Senin (31/3/2025).

2. Sebaran wilayah yang diperkirakan terjadi cuaca ekstrem

Ilustrasi cuaca buruk di gunung (pixabay.com/Pexels)

Adapun wilayah yang diperkirakan terdampak cuaca ekstrem meliputi Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kulon Progo, Kabupaten Bantul wilayah utara dan tengah, dan Gunungkidul wilyah utara, termasuk Kapanewon Gedangsari, Semin, dan Ponjong.

3. Ingatkan masyarakat cuaca ekstrem saat suasana Lebaran

Ilustrasi pendatang baru. (IDN Times/Sukma Shakti)

BMKG mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi dan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. "Cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi saat masyarakat masih dalam suasana Lebaran, di mana mobilitas warga untuk bersilaturahmi cukup tinggi. Kami imbau untuk tetap waspada." pungkas Warjono. 

Editorial Team