Sleman, IDN Times - Permasalahan air di selokan Mataram terulang, ratusan petani yang ada di Kalasan, Berbah dan Prambanan kembali tidak mendapatkan aliran air untuk mengaliri sawah mereka.
Janu Riyanto, Ketua Forum Petani Kalasan menyebutkan sebelumnya Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSSO) melakukan upaya refungsionalisasi selokan Mataram, namun hal tersebut hanya bertahan selama tiga hari.
"Air hanya mengalir selama tiga hari, habis itu mati," ujar janu kepada media, Senin (3/2).
