Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penampilan Efek Rumah Kaca dalam acara Soundrenaline “Sana Sini di Yogyakarta”, di Ambarrukmo Yogyakarta, Sabtu (31/10/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
  • Soundrenaline “Sana Sini” 2026 di Yogyakarta menarik 7.111 penonton di Ambarrukmo District pada 31 Oktober, menghadirkan puluhan musisi melalui empat panggung indoor dan garden.

  • Colorcode tampil perdana dengan mini orkestra dan lagu album Constant Change, sementara PORIS membawakan materi belum rilis “Jump In and Drop-In” yang mendapat respons positif penonton.

  • Festival menghadirkan kolaborasi lintas generasi, termasuk Yogyakarta Royal Orchestra dan Efek Rumah Kaca, serta program Unseen, Unplugged, dan The Next Meet Now; rangkaian berikutnya berlangsung di Bandung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times – Soundrenaline “Sana Sini” 2026 sukses menyapa penikmat musik di Yogyakarta. Sebanyak 7.111 audiens memadati Ambarrukmo District, Yogyakarta, pada Sabtu (31/10/2026), untuk menikmati pertunjukan musik lintas generasi, kolaborasi spesial, hingga eksplorasi musikal dari puluhan musisi.

Yogyakarta menjadi kota keempat dalam rangkaian Soundrenaline “Sana Sini” 2026 setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Makassar, dan Palembang. Festival yang diinisiasi promotor Resonine ini menghadirkan empat panggung dengan karakter berbeda, yakni Kasultanan Stage, Alun-Alun Stage, Garden Stage, dan Dengar Kota Stage.

Perpaduan area indoor dan garden memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Mereka bisa berpindah dari satu panggung ke panggung lainnya untuk menikmati penampilan sesuai preferensi musik masing-masing.

1. Colorcode dan PORIS hadirkan eksplorasi musikal

Penampilan Colorcode dalam acara Soundrenaline “Sana Sini di Yogyakarta”, di Ambarrukmo Yogyakarta, Sabtu (31/10/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Colorcode, band asal Yogyakarta yang terbentuk pada 2022. Untuk pertama kalinya, mereka menghadirkan format exclusive set dengan iringan mini orkestra di panggung Soundrenaline. Format tersebut memberikan warna baru dalam penampilan mereka. Colorcode juga membawakan sejumlah lagu dari album Constant Change.

“Ini menjadi pengalaman pertama bagi kami tampil dengan konsep exclusive set menggunakan mini orkestra di Soundrenaline Yogyakarta. Ternyata seru karena format ini membuat penampilan terasa lebih ramai. Tadi kami juga membawakan lagu-lagu dari album Constant Change. Semoga kami bisa hadir di kota-kota lain bersama Soundrenaline,” ujar Vokalis Colorcode, Ichsan, Jumat (6/11/2026).

Eksplorasi musikal berbeda juga ditampilkan PORIS. Band asal Tangerang ini membawakan sejumlah materi yang bahkan belum dirilis, salah satunya berjudul “Jump In and Drop-In”.

Meski belum resmi dirilis, lagu tersebut mendapat respons positif dari penonton. Audiens bahkan ikut melompat bersama saat diajak berinteraksi oleh para personel. “Soundrenaline Yogyakarta asyik banget, terlalu pecah, crowd-nya seru! Kami excited karena tadi membawakan beberapa lagu yang belum dirilis, salah satunya ‘Jump In and Drop-In’. Jujur, respons penonton di luar dugaan. Meskipun lagu itu belum rilis, penonton bisa ikut menikmati, bahkan saat kami ajak mereka untuk lompat bareng. Buat kami, ini jadi pengalaman yang menyenangkan,” ujar PORIS.

2. Hadirkan kolaborasi lintas generasi

Kemeriahan penonton Soundrenaline “Sana Sini di Yogyakarta”, di Ambarrukmo Yogyakarta, Sabtu (31/10/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Soundrenaline “Sana Sini” 2026 juga menghadirkan sejumlah kolaborasi spesial yang mempertemukan musisi dengan karakter dan latar belakang musik berbeda. Salah satunya Yogyakarta Royal Orchestra (Ansambel Brass) yang tampil bersama Adhitia Sofyan, Brian Prasetyohadi, dan Win Yovina Thopandi. Kolaborasi lainnya mempertemukan Efek Rumah Kaca dengan Majelis Lidah Berduri dalam pertunjukan yang dipersiapkan khusus untuk panggung Soundrenaline Yogyakarta.

Eksplorasi kolaboratif juga hadir melalui Jo Soegono x Adhitia Sofyan dalam program The Next Meet Now. Program ini menjadi ruang pertemuan antara talenta baru dan musisi yang lebih dahulu dikenal di industri musik Indonesia.

Selain itu, sejumlah musisi turut meramaikan festival, di antaranya HIVI!, The Adams, The SIGIT, Efek Rumah Kaca, The Cottons, PORIS, Avhath x Denisa, Mpruy Koneksyen (Murphy Radio x Beijing Connection), White Chorus (DJ Set), hingga Stribes.

3. Empat panggung dan program khas Soundrenaline

Penampilan The Jeblogs dalam acara Soundrenaline “Sana Sini di Yogyakarta”, di Ambarrukmo Yogyakarta, Sabtu (31/10/2026). (Dok.Istimewa)

Pengalaman festival semakin beragam melalui empat area panggung yang memiliki karakter berbeda. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan di ruang indoor maupun area terbuka dengan suasana garden.

Soundrenaline juga menghadirkan tiga program khas, yakni Unseen, Unplugged, dan The Next Meet Now. Program Unseen mengeksplorasi sisi berbeda para musisi melalui pertunjukan musikal dan kolaborasi eksperimental. Sementara itu, Unplugged menawarkan pengalaman lebih intim melalui aransemen akustik.

Adapun The Next Meet Now membuka kesempatan bagi talenta baru untuk berkembang dan berkolaborasi dengan musisi yang lebih dahulu dikenal. Melalui perpaduan musisi lintas generasi, talenta baru, kolaborasi spesial, serta beragam karakter panggung, Soundrenaline berupaya menghadirkan ruang pertemuan sekaligus eksplorasi bagi ekosistem musik Indonesia.

Setelah Yogyakarta, rangkaian Soundrenaline “Sana Sini” 2026 akan berlanjut ke Bandung pada 20–22 November 2026 sebagai kota penutup tahun ini. Informasi terbaru mengenai rangkaian Soundrenaline 2026 dapat diakses melalui situs resmi Soundrenaline dan akun Instagram @soundrenaline.id.

Editorial Team

Related Article