Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
‎3 Juta Pemudik Lebaran 2026 Bakal Serbu Bantul, Ini Persiapan Dishub
Ilustrasi Kabupaten Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
  • Dishub Bantul memprediksi dua hingga tiga juta pemudik dan wisatawan akan datang saat Lebaran 2026, sebagai bagian dari delapan juta pengunjung ke wilayah DIY.
  • Berbagai posko pemantauan didirikan di titik strategis seperti Klangon Sedayu, Jembatan Srandakan, dan Terminal Palbapang untuk mengatur arus mudik serta wisata.
  • Dishub bekerja sama dengan BNNK melakukan tes urin bagi kru angkutan, ramp check kendaraan, serta memantau tarif parkir dan penerangan jalan di jalur utama maupun alternatif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul memprediksi selama libur Lebaran sebanyak dua hingga juta pemudik akan mengunjungi Bumi Projotamansari saat Lebaran 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Bantul, Singgih Riyadi mengaku telah melakukan koordinasi dengan beberapa instansi terkait untuk mengantisipasi kedatangan pemudik dan wisatawan ke Bumi Projotamansari.

"Dishub DIY memprediksi jumlah pemudik dan wisatawan akan berkunjung ke DIY sebanyak delapan juta wisatawan. Dua hingga tiga juta di antaranya akan berwisata atau pulang kampung di Bantul," katanya, Senin (9/3/2026).

1. ‎Dirikan pos pemantauan dan terpadu Lebaran

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Singgih Riyadi.(IDN Times/Daruwaskita)

Menurutnya untuk mengantisipasi arus mudik dan balik Lebaran 2026, pihaknya mendirikan sejumlah posko pemantauan Lebaran, di antaranya di Jalan Yogya-Wates tepatnya di Klangon Sedayu, Jembatan Srandakan, Pantai Depok-Pantai Parangtritis di Simpang Empat Kelok 23, Jalan Yogyakarta-Wonosari di Piyungan dan posko pantauan di Jembatan Pandansimo, serta Posko induk Dishub Bantul yang berada di Terminal Palbapang Bantul.

‎"Posko pemantauan terpadu di Jembatan Pandansimo Dishub Bantul dan DIY didirikan dengan pertimbangan merupakan jalur alternatif mudik dan jalur wisatawan yang cukup padat saat libur Lebaran. Biasanya menuju objek wisata di pantai selatan Bantul atau Kulon Progo," tuturnya.

2. ‎Tes urin bagi kru angkutan Lebaran dan ramp check

ilustrasi tes urin (unsplash.com/CDC)

‎Singgih menjelaskan saat arus mudik Lebaran pihaknya bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) akan menggelar tes urin bagi sopir dan kondektur bus AKAP serta bus pariwisata.

‎"Selain itu kita juga melakukan Ramp check adalah inspeksi keselamatan terhadap angkutan umum yang akan digunakan untuk angkutan mudik-balik Lebaran 2026," ucapnya.

‎Untuk melakukan tes, pihaknya akan mendatangi garasi angkutan umum untuk angkutan Lebaran termasuk ramp check terhadap angkutan wisatawan di objek wisata.

3. ‎Tarif parkir di objek wisata di Bantul

Dishub Bantul juga memantau pengelola parkir di objek wisata. Menurutnya masih ada keluhan memgenai retribusi parkir yang tidak sesuai aturan.

‎"Untuk tarif parkir di objek wisata yakni roda dua Rp5 ribu, roda empat Rp20 ribu, roda enam Rp15 ribu dan roda enam ke atas Rp20 ribu," tuturnya.

4. ‎Cek lampu penerangan di jalur alternatif

Ilustrasi LPJU.Google

Lebih lanjut Singgih mengatakan, untuk lampu penerangan jalan umum atau LPJU di jalur utama arus mudik dan balik serta menuju objek wisata dalam kondisi terang benderang saat malam hari. Namun untuk jalur alternatif mudik masih ada beberapa lokasi yang belum terpasang LPJU.

‎"Setiap hari petugas kita turun lapangan di jalur utama mudik atau jalur menuju objek wisata. LPJU yang mati langsung kita perbaiki," ujarnya.

Editorial Team