Yogyakarta, IDN Times - Dua orang warga Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilaporkan tertimpa bangunan teras rumah yang roboh akibat guncangan gempa bermagnitudo 4,5 di wilayah Bantul. Selain itu, sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Selasa (27/1/2026) siang itu.
2 Warga Prambanan Tertimpa Bangunan Roboh Akibat Gempa M4,5 di Bantul

Intinya sih...
Satu warga pingsan tertimpa teras rumah
Sepuluh unit bangunan terdampak di Gunungkidul
Kerusakan minor di Bantul
1. Satu warga pingsan tertimpa teras
Laporan Pusdalops BPDB Sleman menyebutkan, peristiwa teras roboh akibat guncangan gempa ini terjadi di wilayah Dusun Tirto Gayam, Gayamharjo, Prambanan. Berdasarkan laporan itu, teras roboh menimpa pemilik rumah bernama Paiyem (50) juga menantunya, Yuli (40).
"Korban atas nama Paiyem sempat pingsan dan kepalanya kena benturan," tulis laporan itu. Pusdalops memastikan, korban sudah sadarkan diri dan kini dalam keadaan sehat.
2. Sepuluh unit bangunan terdampak di Gunungkidul
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata menyebut beberapa unit bangunan di Gunungkidul serta Bantul mengalami kerusakan akibat gempa kemarin.
Menurut laporan Ruruh, kerusakan unit bangunan paling banyak ada di Kabupaten Gunungkidul. Totalnya, mencapai 10 unit.
"Yang Gunungkidul yang lumayan terdampak," kata Ruruh saat dihubungi, Rabu (28/1/2026).
Sepuluh unit bangunan terdampak tersebut meliputi, Balai Padukuhan Ngasem dan tiga rumah warga di RT03 dan 04/RW14, Ngalang, Gedangsari rusak pada bagian atap. Selanjutnya, kerusakan sejenis juga dialami empat unit rumah warga di Pagutan, Pengkol, Nglipar.
Kemudian, Balai Padukuhan Pagutan RT07/08, Pengkol, Nglipar mengalami atap rusak. Lalu, atap dan dinding sebuah musala di wilayah tersebut yang mengalami retak. Nominal kerugian dari semua ini diperkirakan sekitar Rp4 juta.
3. Kerusakan minor di Bantul
Sedangkan di wilayah Kabupaten Bantul, berdasarkan laporan Ruruh, cuma ada tiga rumah saja yang terdampak gempa kemarin. Tingkat kerusakannya relatif kecil.
"Di Bantul menurut informasi hanya dua rumah plafonnya jatuh dan satu rumah retak," ungkap Ruruh.
Ruruh berujar, perbaikan dilakukan secara mandiri oleh warga menimbang dampak kerusakan yang tergolong ringan.