Sleman, IDN Times - Sabut kelapa yang kerap dianggap limbah tak bernilai justru diolah menjadi produk ramah lingkungan oleh Ichsan Mubaidi. Melalui Oemah Sabut Kelapa (Oesaka) yang ia dirikan, serabut kelapa tersebut kini dipasarkan hingga ke luar negeri. Usaha berbasis kemitraan ini melibatkan sekitar 50 pengrajin di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, khususnya wilayah Kebumen.
Ichsan mengungkapkan, gagasan tersebut berawal dari keprihatinannya melihat sabut kelapa yang selama ini terbuang percuma. Menurutnya, bahan tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi jika diolah dengan tepat dan dapat memberi manfaat bagi banyak orang. “Awalnya saya melihat sabut kelapa ini sering terbuang percuma. Padahal kalau diolah dengan benar, nilainya bisa jauh lebih tinggi dan berdampak ke banyak orang,” ujar Ichsan pada Kamis (15/1/2026), dilansir KIM Seyegan Media Center Sembada.
