Sleman, IDN Times - Permasalahan sosial masih banyak ditemui di Indonesia. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, ketimpangan sosial, sampah bahkan pandemik COVID-19. Untuk bisa mengatasi hal tersebut, diperlukan langkah-langkah real yang bisa menyentuh segala aspek. Salah satunya dengan kegiatan kewirausahaan sosial yang digerakkan oleh para pemuda.
Hempri Suyatna, Dosen Fisipol UGM sekaligus Ketua Sociopreneur Muda Indonesia (Soprema) menjelaskan, kewirausahaan sosial sangatlah perlu dilakukan lantaran merupakan suatu gerakan yang diilhami untuk menolong sesama dengan membuat perubahan bagi orang banyak. Yang mana, kewirausahaan sosial ini bisa digunakan untuk mengatasi pengangguran di level individu, kemiskinan, berbagai masalah sosial, hingga bangkit dari COVID-19.
"(Kewirausahaan sosial) bukan menghitung berapa jumlah profit yang dihasilkan, melainkan pada tingkat di mana mereka telah menghasilkan nilai-nilai sosial," ungkapnya dalam pembukaan SOPREMA 2020, Kamis (1/10/2020).