Sleman, IDN Times – Kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang memberlakukan tarif ekspor 19 persen untuk Indonesia mempengaruhi landscape bisnis. Pengembangan pasar ekspor pun harus dilakukan untuk menggerakkan ekonomi.
Pelaku usaha di Kota Yogyakarta melalui Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta (Kadin DIY) pun mencoba menangkap pasar lain selain AS dan Eropa. Perluasan pasar ekspor ini diharap mampu menjadi solusi tantangan ekonomi saat ini.
“Peluasan pasar ini seperti alternatif, AS, Eropa kan sudah. Kita tingkatkan juga ke Middle East, ke Afrika Selatan, ini pasar yang jauh lebih modern sebenarnya. Kita perlu mencari market yang non tradisional (market yang sudah berjalan saat ini,” ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, saat agenda Kadin DIY dan BoxCommerce, di Loman Hotel Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025).