Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Teman Mak Comblang (freepik.com/freepik)
Teman Mak Comblang (freepik.com/freepik)

Mencarikan pasangan buat teman yang sudah lama jomblo memang gampang susah. Kebiasaan hidup sendiri sering membuat mereka sulit menerima kehadiran sosok baru. Penasaran bagaimana trik menjodohkan mereka tanpa terkesan memaksa? Langsung saja intip ulasan berikut.

1. Pastikan temanmu sudah siap untuk membuka hati

ilustrasi mak comblang (unsplash.com/Alexis Brown)

Bak tak ada asap jika tidak ada api, maka temanmu yang lama menjomblo itu pasti mempunyai alasan. Mulai dari rasa trauma cinta di masa lalu, hingga perceraian orangtuanya. 

Dengan mengetahui faktor penyebabnya, kamu bisa membantu untuk menyelesaikan hal yang menghambat temanmu bisa membuka hati. 

2. berpasangan bisa bikin hidup lebih mudah dan menyenangkan

ilustrasi pasangan (pexels.com/Jep Gambardella)

Tanamkan pandangan tentang memiliki pasangan adalah hal yang menyenangkan, yakni hidup bisa lebih ringan, santai, menyenangkan, dan pastinya penuh kebahagiaan. Dengan adanya pasangan, akan ada support system yang selalu siap sedia membantu, mendukung, hingga sekadar mendengarkan keluh kesah temanmu. 

3. Bangun personal branding lawan jenis yang kamu jodohkan

ilustrasi pasangan (pexels.com/George Pak)

Sebagai mak comblang, kamu bisa memahami kedua karakter, baik temanmu maupun sang calon. Dengan begitu, kamu bisa mencocokkan dimana letak kedua orang ini bisa dipertemukan dalam keadaan yang sama-sama nyaman. 

Dengan personal branding sang calon, kepercayaan temanmu atas orang yang baru dikenalnya ini bisa sedikit meningkat. Hal tersebut akan memudahkan interaksinya saat bertemu secara langsung. 

4. Aktif menemani saat proses pendekatan

ilustrasi pasangan kekasih yang saling berpegangan tangan (pexels.com/August de Richelieu)

Agar misi perjodohan sukses, pastikan kamu selalu ada untuk mengawal prosesnya. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian; jadilah pendengar yang setia saat mereka berbagi cerita pendekatan, dan jangan ragu berikan masukan yang membangun. Namun ingat, peranmu hanyalah membantu semampunya. Apapun hasilnya, keputusan final untuk lanjut atau tidak tetap ada di tangan sahabatmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team