ilustrasi pertemuan antarwarga (unsplash.com/ Fadhelife Photography Stock Photo Indonesia)
Rukun menjadi nilai utama dalam kehidupan sosial Jawa. Franz Magnis Suseno dalam bukunya Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa, menjelaskan bahwa kerukunan memang menuntut kerelaan tertentu, namun akhirnya menghasilkan kebahagiaan dan mendatangkan banyak kebaikan untuk semua pihak.
Di tengah kesibukan warga menyiapkan segala kebutuhan menjelang Lebaran, tetap bisa meluangkan waktu sejenak untuk menghadiri slametan. Kepedulian dan kekompakan warga mampu membentuk tatanan sosial semakin baik.
Ketika setiap individu dalam masyarakat memiliki kesadaran untuk bertanggung jawab menjaga kerukunan, maka damai dan sejahtera begitu terasa. Jika suatu saat ada yang mengalami musibah, warga punya empati untuk bergotong royong memberi bantuan. Ini adalah fondasi dalam membangun komunitas yang harmonis.
Slametan Arioyo mendekatkan setiap individu pada Yang Maha Kuasa, tradisi menyambut hari yang fitri ini perlu terus lestari karena dalam kegiatannya sekaligus upaya menjaga kesejahteraan bersama. Selamat, bahagia, sentosa hidupnya.