Sleman, IIDN Times - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengubah limbah sabut kelapa, eceng gondok, dan ekstrak daun sirih menjadi bahan yang bermanfaat untuk kesehatan.
Sebanyak lima mahasiswa itu menciptakan bantal antibakteri dan tungau berbahan limbah sabut kelapa, eceng gondok, dan ekstrak daun sirih. Produk yang diberi nama "Bangau" (Bantal Antibakteri dan Tungau) dirancang oleh Marsyela Tri Aryani, Silvia Rahmawati, Alda Anisah, dan Rizal Aziz Pradana dari Sekolah Vokasi UGM, serta Luthfia Uswatun Khasanah dari Fakultas Biologi UGM.
Marsyela Tri Aryani, menjelaskan ide pembuatan bantal bermula dari keprihatinan terhadap persoalan eutrofikasi tanaman eceng gondok yang merusak perairan karena pertumbuhannya relatif cepat. Selain itu, katanya, masih banyak limbah sabut di masyarakat yang belum termanfaatkan dengan baik.
"Kami ingin mengolah limbah-limbah tersebut dan berpikir mengembangkan produk yang lekat dengan kebutuhan manusia berbahan kedua limbah itu. Lalu, tercetus ide membuat bantal," kata Marsyela Tri Aryani, Jumat (2/9/2022).