Maraton atau lari jarak jauh bukan sekadar aktivitas fisik biasa, melainkan ujian ketahanan tubuh yang membutuhkan persiapan matang selama berbulan-bulan. Namun, banyak orang tergoda ikut maraton hanya karena tren atau tantangan tanpa mempertimbangkan kesiapan fisik. Padahal, tubuh manusia memerlukan adaptasi bertahap untuk menempuh jarak maraton.
Lari sejauh lebih dari 42 kilometer bukan hanya soal semangat saja. Tanpa latihan yang tepat, tubuh bisa mengalami tekanan ekstrem yang tak biasa, bahkan sampai menyebabkan cedera serius atau gangguan fungsi organ. Berikut ini beberapa risiko yang bisa terjadi jika kamu ikut maraton tanpa persiapan yang cukup.