Anak yang masih berusia di bawah 10 tahun sering kali belum memahami konsep kematian dengan jelas. Sayangnya, kehilangan orangtua baik salah satu atau keduanya bisa terjadi kapan saja. Termasuk saat anak masih sangat kecil. Peristiwa ini akan menimbulkan rasa kehilangan yang amat besar dalam dirinya.
Masalah berikutnya, makin muda usia anak ketika orangtuanya berpulang makin rendah pula kemampuannya mengutarakan perasaan. Ini bikin anak bisa menyimpan luka lebih dalam dan lama dibandingkan orang dewasa. Ia boleh jadi tampak ceria di hari pemakaman ayah atau ibunya.
Akan tetapi, kebingungan dan lukanya baru tampak beberapa hari kemudian. Ia mulai menyadari bahwa ayah atau ibunya tidak ada lagi di rumah. Pembicaraan tentang kematian salah satu atau kedua orangtuanya tak mungkin terus dihindari. Justru lebih cepat topik ini dibicarakan lebih baik. Meski tak mudah, kematian orangtuanya tidak perlu ditutupi dari anak. Berikut enam tipsnya.