Comscore Tracker

Bukan Sasuke, 6 Alasan Mengapa Shikamaru Adalah Teman Sejati Naruto

Sasuke sih lewat!

Sepanjang serialnya, Naruto mati-matian mengejar Sasuke untuk membawanya kembali ke desa Konohagakure. Ia menganggap Sasuke sebagai teman baik, bahkan saudara sendiri.

Namun, ternyata di antara rekan seangkatan Naruto, ada yang justru lebih memahami dan peduli pada si Hokage Ketujuh ini dibandingkan orang lain, termasuk Sasuke sekalipun. Dialah Shikamaru Nara.

Gak percaya? Ini dia beberapa alasan Shikamaru adalah teman sejati Naruto!

1. Salah satu orang yang pertama berteman dengan Naruto

Bukan Sasuke, 6 Alasan Mengapa Shikamaru Adalah Teman Sejati Narutocrunchyroll.com/Naruto Shippuden

Dalam episode filler Shippuden (482), jauh sebelum Naruto berjumpa dengan Sakura, Sasuke, dan Kakashi di Tim 7, dia mengalami kesulitan dalam berteman.

Hal ini disebabkan Ekor Sembilan yang bersemayam di badannya, dan membawa trauma bagi warga Konoha sehingga Naruto dikucilkan.

Meskipun begitu, sebenarnya anak-anak lain tidak masalah bermain dengan Naruto. Hanya saja orang tua mereka yang melarang, sehingga Naruto tidak mendapatkan teman satu pun.

Hanya ada dua orang yang mau bermain bersama Naruto, dia adalah Choji dan Shikamaru. Bahkan, Choji sampai marah saat Shikamaru berkata Naruto itu bodoh. Namun akhirnya mereka bertiga bisa bermain bersama.

2. Shikamaru selalu respek terhadap Naruto

Bukan Sasuke, 6 Alasan Mengapa Shikamaru Adalah Teman Sejati Narutocrunchyroll.com/Naruto Shippuden

Shikamaru dan Hinata adalah dua orang yang selalu respek terhadap Naruto. Keduanya menyadari ada "sesuatu" yang unik dan berbeda dari diri Naruto, yang pastinya sulit dilihat orang lain, dan dua orang ini bisa melihatnya.

Hinata sangat menghargai Naruto karena pemuda ini beberapa kali membelanya, mulai dari diejek anak lain karena matanya, sampai tentang dirinya yang memang lemah dan bisa ditindas.

Sedangkan Shikamaru, dia masih belum tahu apa yang ada di diri Naruto, namun dia sudah merasakannya sejak masih kecil sampai memasuki Naruto Shippuden. Menurut Shikamaru, Naruto memiliki sesuatu yang membuat orang lain ingin mengikutinya, dan baginya, itu adalah modal yang paling penting untuk menjadi Hokage.

Selain itu, Shikamaru, Chouji, Hinata dan Kiba (yang berteman dengan Naruto saat mereka dihukum bersama) adalah anak-anak generasi Naruto yang tidak pernah menganggap buruk Naruto, dan tidak peduli dengan "monster" yang ada di tubuhnya.

3. Termasuk yang pernah menemani Naruto saat Naruto sendirian

Bukan Sasuke, 6 Alasan Mengapa Shikamaru Adalah Teman Sejati Narutocrunchyroll.com/naruto-shippuden

Dalam episode filler, Shikamaru dan Choji sempat muncul dan menemani Naruto saat dia sedang sendirian di rumah. Shikamaru tentu melakukannya bukan tanpa alasan. Sudah cerdas sejak kecil, dia menyadari kesendirian yang dialami Naruto.

Dia juga bertanya-tanya, kenapa orang dewasa melarang anak-anaknya untuk bermain dengan Naruto, atau mungkin Naruto pernah melakukan tindakan yang salah?

Dilanda penasaran, Shikamaru kecil bertanya pada ayahnya, tentang kenapa anak-anak lain menjauhi Naruto, dan bahkan Shikamaru meminta izin pada orang tuanya untuk bermain dengan Naruto, menghindari hal yang tidak diinginkan jika ternyata orang tuanya juga melarang.

Baca Juga: 17 Momen Kocak Naruto Saat Di-pause, Gambarnya Bikin Salah Fokus

4. Shikamaru yang menghibur Naruto usai kematian Jiraiya

Bukan Sasuke, 6 Alasan Mengapa Shikamaru Adalah Teman Sejati Narutocrunchyroll.com/naruto-shippuden

Shikamaru memahami rasanya kehilangan guru yang sangat berharga. Sebab, Asuma mati di tangan anggota Akatsuki, Hidan. Sementara, Naruto juga kehilangan gurunya tidak lama setelah Shikamaru sukses membalaskan dendamnya.

Saat kehilangan Jiraiya, Naruto benar-benar depresi, dan tidak ada yang bisa menghiburnya lagi. Di sini, tim pemecah kode membutuhkan bantuan Naruto, sebagai salah satu orang yang dekat dengan Jiraiya.

Shikamaru yang juga dipercaya sebagai tim pemecah kode karena kepintarannya akhirnya datang menemui Naruto.

Shikamaru pun mencoba membuat Naruto kembali semangat. Namun, bukan dengan cara yang biasa. Shikamaru mengajak Naruto untuk keluar. Saat keluar, Shikamaru membawa Naruto ke rumah sakit Konoha.

Di sini Naruto merasa bingung, apa maksud Shikamaru, sampai akhirnya dia bertemu dengan Kurenai. Shikamaru akhirnya memberikan pencerahan pada Naruto.

Shikamaru berkata, dibandingkan Naruto hanya diam meratapi kematian gurunya, jauh lebih baik untuk mereka, para generasi saat ini (Naruto dan angkatannya) untuk meneruskan apa yang sudah diwariskan dari guru-guru mereka, agar terus berlanjut sampai generasi berikutnya.

5. Bertekad untuk membantu Naruto jadi Hokage

Bukan Sasuke, 6 Alasan Mengapa Shikamaru Adalah Teman Sejati Narutocrunchyroll.com/naruto-shippuden

Shikamaru sempat hampir mati di Perang Dunia Ninja Keempat. Saat itu, Ekor Sepuluh menyerang semua ninja secara membabi buta, dan menyerap chakra mereka sampai kering.

Awalnya, belum ada teman-teman Naruto yang menjadi korban, sampai diketahui ternyata Shikamaru terkena serangan ini. Tubuh Shikamaru menjadi kurus dan berada di ambang kematian.

Karena tubuhnya semakin lemah, Shikamaru sudah pasrah dan siap untuk mati, sampai akhirnya Naruto memperlihatkan seluruh perjalanan hidupnya dari dia kecil sampai saat ini melalui chakra Kurama yang ada di tubuh para ninja.

Shikamaru kembali teringat tentang sesuatu yang ada di Naruto, yang suatu saat nanti bisa membawanya menjadi Hokage.

Shikamaru juga mengingat tentang Naruto kecil yang sendirian, dan bagaimana dia selalu ingin membantu Naruto.

Setelah sebelumnya diperlihatkan juga tentang pertemuan Lima Kage pertama di era Hashirama, akhirnya Shikamaru sadar bahwa Naruto mirip seperti Hashirama, yaitu suka ceroboh dan membutuhkan bimbingan orang lain yang lebih pintar.

Jika Hashirama memiliki adiknya yang pintar, Tobirama sebagai penasihat, bagaimana dengan Naruto yang sebatang kara? Melihat kejadian ini, Shikamaru membulatkan tekadnya untuk membantu Naruto, dan melawan dirinya sendiri untuk bertahan hidup, agar bisa terus menemani Naruto saat dia menjadi Hokage nanti.

6. Persahabatan mereka bahkan lanjut ke generasi selanjutnya: Shikadai dan Boruto!

Bukan Sasuke, 6 Alasan Mengapa Shikamaru Adalah Teman Sejati Narutocrunchyroll.com/boruto-naruto-next-generation

Mungkin Kishimoto ingin menekankan kesan bahwa Sasuke adalah teman baik Naruto, namun tanpa sadar, dia juga membuat Shikamaru menjadi teman baik Naruto yang bahkan jauh lebih baik dari Sasuke yang sudah ia rencanakan.

Jika kita sadar, awal ikatan antara Naruto dan Sasuke adalah fakta di mana keduanya sama-sama menderita dan kehilangan, lalu hidup sendiri tanpa keluarga. Di sini, keduanya merasakan hal tersebut, dan ingin "berteman" untuk menghilangkan luka satu sama lain, namun sayangnya, mereka terlalu malu sampai akhirnya mereka disatukan sebagai Tim  7.

Di sisi lain, hubungan pertemanan Naruto dan Shikamaru, menurut penulis sendiri sudah berjalan dalam 3 generasi. Generasi pertama adalah guru mereka, Kakashi dan Asuma. Seperti yang penulis katakan di artikel kisah cinta Naruto dan teman-temannya, di sana Naruto memiliki pemikiran bahwa Shikamaru dan Temari berpacaran, mirip seperti saat Kakashi melihat Asuma dan Kurenai pergi bersama.

Generasi berikutnya adalah Naruto dan Shikamaru itu sendiri, yang sudah kamu baca di artikel ini.

Nah, yang menjadi generasi ketiga dari persahabatan ini adalah Boruto dan Shikadai, putra masing-masing dari Naruto dan Shikamaru. Jika kamu tonton kembali anime Boruto episode 1, di sana saja Shikadai dan Boruto sudah berteman baik, dan memiliki pola pikir yang bisa dibilang sama.

Malah, Boruto awalnya ingin satu tim dengan Shikadai, bukan Sarada!

Baca Juga: 7 Kage Terkuat Sepanjang Sejarah dalam Kisah Naruto, Siapa Favoritmu? 

Nah, itulah deretan alasan mengapa Shikamaru layak disebut sebagai teman sejati Naruto, bahkan melebihi Sasuke. Apakah kamu setuju dengan pemaparan di atas? Kalau punya tambahan, boleh dibagikan di kolom komentar!

Artikel ini pertama kali diterbitkan di Duniaku.com dengan judul Bukan Sasuke! Ini 6 Bukti Shikamaru Adalah Teman Baik Naruto!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya