Comscore Tracker

Profil Band Shaggydog, Rayakan 25 Tahun Bermusik di Indonesia

Band asal Jogja ini punya banyak fans setia!

Siapa gak kenal Shaggydog? Punya banyak lagu hits yang easy to listening, band asal Jogja tersebut akan merayakan anniversary ke-25 tahun mereka, lho! Band beranggotakan enam orang ini, selama seperempat abad kebersamaannya telah mengeluarkan 5 album.

Penasaran 'kan sejarah, asal usul nama, dan penghargaan apa yang telah disabet oleh band Shaggydog? Yuk, simak profil lengkapnya di bawah ini!

1. Biodata band Shaggydog

Profil Band Shaggydog, Rayakan 25 Tahun Bermusik di IndonesiaProfil band Shaggydog (instagram.com/shaggydogjogja)

Tanggal dan tahun terbentuk: 1 Juni 1997
Asal band: Yogyakarta
Nama personel: Heruwa (vokalis), Richad (gitaris), Raymond (gitaris), Bandizt (basis), Lilik (keyboardist) dan Yoyo (drumer)
Genre musik: ska, reggae, jazz, dan pop rock
Label: DoggyHouse Records
Sebutan untuk fans: doggies
Situs web: shaggydogjogja.com
Instagram: shaggydogjogja

2. Sejarah nama band Shaggydog

Profil Band Shaggydog, Rayakan 25 Tahun Bermusik di IndonesiaProfil band Shaggydog (instagram.com/shaggydogjogja)

Gak banyak yang tahu soal bagaimana band Shaggydog terbentuk, nih. Sebelumnya, Bandizt, Raymond dan salah satu teman bernama Aji membentuk sebuah band bernama Lampoe. Band Lampoe ini yang kemudian menjadi cikal bakal Shaggydog. 

Bandizt pada saat itu memegang posisi vokalis sekaligus gitaris, tapi karena merasa kewalahan, Lampoe menggandeng Heruwa untuk menjadi vokalis. Tak lama, Richad juga bergabung sebagai gitaris. 

Nama Lampoe kemudian ditanggalkan setelah Bandizt menonton film klasik hitam putih yang berjudul 'The Shaggy Dog'. Dan atas kesepatakan bersama, nama Lampoe kemudian berubah menjadi Shaggydog, sampai saat ini. 

Baca Juga: Profil Anggota Shaggydog, Band asal Sayidan Jogja yang Melegenda

3. Perjalanan karier dan konser luar negeri

Profil Band Shaggydog, Rayakan 25 Tahun Bermusik di IndonesiaProfil band Shaggydog (instagram.com/shaggydogjogja)

Album pertama yang dikeluarkan oleh Shaggydog diberi judul sesuai nama mereka, Shaggydog pada tahun 1999. Sementara itu, di tahun 2001 mereka kembali merilis album kedua dengan judul Bersama. 

Mengutip laman resmi Shaggydog, masa keemasan mereka ada di tahun 2003. Pada saat itu ada pesta tahun baru yang digelar di UPN Yogyakarta dan dihadiri oleh kurang lebih dua puluh ribu doggies (nama fans Shaggydog). Tak sampai di sana, Shaggydog kemudian mengadakan tur 8 kota yaitu Semarang, Solo, Tegal, Salatiga, Purwokerto, Pekalongan, Yogyakarta, Magelang yang membuat nama band ini kian melambung. 

Kemudian, Shaggydog berkolaborasi dengan EMI Music Indonesia dengan bertujuan nama mereka lebih dikenal secara luas. Kolaborasi ini kemudian menghasilkan album ketiga yang berjudul 'Hot Dogz'. 

Di tahun 2003, sebuah perusahaan rekaman di Jepang meminta salah satu lagu Shaggydog yang berjudul 'Second Girl' untuk masuk dalam kompilasi album Asian Ska Foundation yang berisi band-band beraliran ska se-Asia. Tak sampai di situ saja, Shaggydog juga turut dalam kompilasi band-band di Eropa, di antaranya kompilasi Banana Hits yang berasal dari Republik Ceko. 

Semakin dikenal dan menjalin relasi yang kuat dengan berbagai pihak, Shaggydog kemudian mendapat kontrak untuk tur selama bulan Juni di Belanda untuk Festival Mundial Production. Dan dari sana, Shaggydog juga berkesempatan untuk rekaman secara live di studio Wissellord yang tak lain studio musik yang pernah digunakan oleh Mick Jagger, The Police, dan Metalicca. 

Di tahun 2005, Shaggydog memutuskan buat hengkang dari EMI Indonesia sehingga mereka terlambat dalam merilis album. Sampai akhirnya, Shaggydog bergabung dengan Pop Recs untuk album keempatnya yang diproduseri oleh Shaggydog sendiri. 

Pada bulan Maret-April 2006, Shaggydog kembali diundang untuk tur tunggal sebelas kota di Belanda oleh Festival Mundial Production. Lalu, di Agustus 2009 Shaggydog diundang untuk tampil di acara Darwin Festival. Di bulan dan tahun yang sama, Shaggydog merilis album kelima mereka dengan judul Bersinar di bawah naungan label Fame. 

4. Penghargaan yang diraih oleh Shaggydog

Profil Band Shaggydog, Rayakan 25 Tahun Bermusik di IndonesiaProfil band Shaggydog (instagram.com/shaggydogjogja)

  • AMI Award untuk Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik - 2017
  • AMI Award untuk Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik - 2018
  • Anugerah Kebudayaan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta - 2020

5. Rilisan Shaggydog selain musik

Profil Band Shaggydog, Rayakan 25 Tahun Bermusik di IndonesiaProfil band Shaggydog (instagram.com/shaggydogjogja)

Bisa dibilang, Shaggydog adalah band yang multitalenta. Selain bermusik, ada banyak rilisan lain yang dikeluarkan oleh mereka. Yang pertama pada tahun 2015, mereka mengeluarkan figure toys berupa maskot Shaggydog, Doggy. 

Kemudian di tahun 2017, dalam rangka merayakan anniversary ke-20, Shaggydog merilis sepatu yang berkolaborasi dengan salah satu merek lokal asal Bandung, Saint Barkley. Gak cuma sepatu, Shaggydog pernah berkolaborasi dengan road manager mereka, Anom Sugiswoto. Kolaborasi ini menghasilkan kaos dengan gambar-gambar selama Shaggydog manggung. 

Di tahun 2021, Shaggydog meluncurkan sebuah buku dengan judul Angkat Sekali Lagi Gelasmu Kawan yang ditulis oleh Ardhana Pragota. Buku ini mengisahkan perjalanan Shaggydog selama berada di dunia musik Indonesia. 

Dan terakhir, pada tahun 2022 ini Shaggydog berkolaborasi dengan Takka Steel Bike dan meluncurkan sepeda. Dalam bodi sepedanya terdapat ornamen merah putih yang menandakan kebanggaan pada produk dalam negeri. 

Baca Juga: Profil Lengkap Sheila On 7, Band Legendaris Jogja Minim Haters

Dyar Ayu Photo Community Writer Dyar Ayu

Jalan-jalan mencari penyu Alabiyu~

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya