Comscore Tracker

5 Fakta Kkwabaegi, Donat Kepang Favorit Khas Korea Selatan 

Bikin semua nggak berhenti makan, deh! 

Kkwabaegi atau donat kepang menjadi salah satu jajanan favorit khas Negeri Ginseng, bahkan makanan ini bisa ditemukan dengan mudah di pinggir jalan. Biasanya anak di Korea membeli kkwabaegi saat pulang sekolah.

Selain bentuknya yang unik dengan rasa garing di luar dan kenyal di dalam, kkwabaegi semakin digemari. Sudah ada sejak beberapa dekade lalu, berikut sejarah menarik dari kkwabaegi. Para penikmat donat merapat yuk!

1. Berasal dari Tiongkok 

5 Fakta Kkwabaegi, Donat Kepang Favorit Khas Korea Selatan kkwabaegi (www.lacademie.com)

Dilansir dari koreanet, menurut dokumen sejarah 'The Annals of the Joseon Dynasty', kkwabaegi telah ada sejak masa isolasionis Korea sebelum masuk pengaruh Barat. Sebelum masa industrialisasi beberapa dekade silam, bahan-bahan dari Barat seperti tepung sangat sulit didapatkan di Korea. Berdasarkan beberapa catatan sejarah, suguhan yang menginspirasi terbentuknya kkwabaegi berasal dari wilayah Hangzhou, Tiongkok, yang disebut youtiao.

Youtiao sendiri merupakan camilan khas Tiongkok yang memiliki tekstur lebih padat dan memiliki ukuran versi jumbo. Biasanya youtiao disajikan dan dikonsumsi pada hari libur atau acara penting lainnya.

2. Sebutan donat kepang di beberapa negara

5 Fakta Kkwabaegi, Donat Kepang Favorit Khas Korea Selatan kkwabaegi (www.yummology.com)

Selain di Korea, donat kepang juga terdapat di beberapa negara lain seperti Tiongkok, Jepang, Filipina, Vietnam, dan Italia. Memiliki bentuk yang serupa, sebutan untuk salah satu jenis donat satu itu juga berbeda di setiap negara.

Kkwabaegi di Tiongkok dikenal sebagai mahua, Jepang menyebutnya sakubei, di Filipina terkenal dengan nama shakoy, lalu di Vietnam terkenal dengan berbagai nama seperti bánh quẩy thừng, bánh vặn thừng, bánh vặn, bánh quai chèo, atau bánh quẩy đường. Terakhir di Italia disebut sebagai treccia.

3. Varian kkwabaegi

5 Fakta Kkwabaegi, Donat Kepang Favorit Khas Korea Selatan kkwabaegi (www.korea.net)

Seperti donat pada umumnya, kkwabaegi juga memiliki varian rasa. Varian umum yang sering ditemukan berupa kkwabaegi dengan taburan gula pasir dan bubuk kayu manis.

Lalu ada juga kkwabaegi yang memiliki varian dari pasta tradisional seperti wijen hitam, kacang merah, dan bubuk kedelai. Bahkan di zaman sekarang, berbagai topping kekinian untuk kkwabaegi juga dapat ditemukan di Korea. 

Baca Juga: 5 Kuliner Kekinian di Pasar Kranggan Jogja, Buka Sampai Malam

4. Harga bahan yang digunakan terjangkau

5 Fakta Kkwabaegi, Donat Kepang Favorit Khas Korea Selatan kkwabaegi (www.maangchi.com)

Menjadi salah satu jajanan favorit bukan berarti harus menggunakan bahan-bahan yang mahal. Kkwabaegi terbukti memiliki bahan yang mudah ditemukan dan tentu saja murah.

Tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam membedakan kkwabaegi dengan jajanan lain yang sejenis. Dapat dibikin sendiri di rumah, namun kebanyakan masyarakat Korea lebih memilih untuk membeli di luar. Bukan tanpa alasan, karena proses menggoreng kkwabaegi dinilai memiliki teknik khusus sehingga dapat disajikan dengan nikmat. Bahkan para pedagang kkwabaegi biasa dipanggil jangin atau master  baik di televisi atau secara daring.

5. Disukai pemimpin Korea Utara

5 Fakta Kkwabaegi, Donat Kepang Favorit Khas Korea Selatan kkwabaegi (ccorea.com)

Siapa yang mengira salah satu mantan presiden Korea Utara, Kim Jong Il, juga menjadi salah satu penggemar kkwabaegi. Ketertarikan Kim Jong Il pada kkwabaegi terlihat di salah satu perayaan ulang tahunnya. Bahkan diadakan kompetisi memasak dan terlihat banyak menu donat disajikan.

Di bawah kekuasaannya Kim Jong Il terus menambahkan produksi tepung di negaranya, sehingga secara alami mendorong para penyedia makanan untuk terus membuat donat termasuk kkwabaegi. Bahkan sekitar satu dekade lalu sudah tersedia merek kkwabaeg di Korea Utara, yaitu Chilgol.

Di Indonesia sendiri kkwabaegi dapat ditemukan di beberapa toko roti offline maupun online. Kamu sudah pernah coba belum?

Baca Juga: 5 Kontroversi Tri Suaka, Berawal Dari Pengamen Sampai Masuk TV

Della Tan Photo Community Writer Della Tan

https://laginulislagi.wordpress.com/

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya