Kastagila, kedai kopi hidden gem di Kulon Progo (IDN Times/Dyar Ayu)
Kastagila berangkat dari ruang kolektif pada 2021 oleh seorang seniman lokal bernama Latif Prakosa. Memanfaatkan rumahnya yang sejuk di Karangsari, Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, siapa sangka kalau kedai ini awalnya justru rumah bagi berbagai komunitas seperti teater, film, sampai sastra. Menyadari bahwa kopi adalah bagian penting dalam sebuah perkumpulan, ia melakukan RnD menu-menu untuk disajikan kepada teman-temannya.
Menariknya, Kastagila tak pernah secara khusus membuat konten harian untuk berusaha menggaet minat pelanggan. Namun entah dari mana, perlahan, banyak anak muda kisaran usia SMA dan mahasiswa mulai berdatangan. Kedai itu menjadi kian ramai dan didatangi bagi pemburu work from cafe (wfc) hingga yang butuh tempat sunyi untuk les.
Kedai ini cukup dekat dari Alun-alun Wates, cuma 3 km atau sekitar 5 menit saja naik motor. Sedangkan kalau kamu dari Bandara YIA, jaraknya cuma 12 km dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.