Comscore Tracker

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Ada geblek sampai gudeg manggar, mana yang jadi kesukaanmu?

Jika diminta menyebutkan makanan tradisional Yogyakarta, kamu mungkin tak akan kesulitan. Namun, tahukah kamu kalau di antara makanan tersebut banyak yang sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda? Bukan sekadar pengakuan biasa, tujuan dari ditetapkannya makanan khas Yogyakarta sebagai warisan budaya tak benda yaitu supaya warisan tersebut dapat diakui, dipelajari, dilestarikan di dalam dan luar negeri.

Tak sampai di situ saja, nantinya makanan-makanan ini akan didaftarkan ke UNESCO sebagai warisan budaya, loh. Penasaran ‘kan ada makanan khas apa saja? Yuk, simak 12 makanan khas Yogyakarta yang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda di bawah ini. Siapa tahu, ada makanan kesukaanmu!

1. Yangko

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak BendaYangko (instagram.com/dapoersikoko)

Yangko adalah oleh-oleh khas Kota Gede dan terbuat dari tepung ketan. Yang bikin unik dari kudapan manis ini adalah ada isian kacang giling sehingga teksturnya renyah, tapi juga kenyal. Seiring berkembangnya jaman, rasa yangko tak hanya kacang, tapi juga durian, stroberi, juga cokelat.

2. Kipo

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak BendaKipo (instagram.com/birotapemsetdadiy)

Bukan hanya yangko makanan dari Kota Gede yang masuk dalam jajaran warisan budaya tak benda, tapi juga ada kipo. Kipo punya isian unti kelapa yang rasanya manis legit sementara luarnya terbuat dari ketan dan daun pandan sehingga warnanya hijau menyegarkan.

3. Geblek

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak BendaInstagram.com/makanankhasgeblek

Kalau ke Kulon Progo, jangan lupa cicipi geblek! Geblek dibuat dari campuran ubi kayu, tepung kanji, dan bahan lain yang kemudian dibentuk seperti angka 8 dan digoreng kering. Hasilnya, geblek bertekstur mirip cireng, tapi rasanya lebih khas.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Kulineran Sambil Piknik di Yogyakarta

4. Gudeg manggar

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak Bendainstagram.com/javafoodie

Gudeg Manggar tak jauh berbeda dengan gudeg biasanya. Namun, yang satu ini menggunakan manggar yang tak lain adalah bunga pohon kelapa yang diolah bersama santan, telur, daging ayam kampung, dan aneka bumbu lain. Demi mendapatkan gudeg manggar yang lezat, biasanya perlu dimasak sampai 18 jam!

5. Sate Klatak

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak BendaSate Klatak. (instagram.com/bankmenujogja)

Sate klatak adalah makanan yang berasal dari Kabupaten Bantul. Tak seperti sate biasa yang ditusuk dengan tusukan berbahan kayu, sate berbahan daging kambing tersebut justru menggunakan tusukan berupa jeruji sepeda.

Dicetuskan oleh Mbah Ambyah yang berasal dari Jejeran, Bantul, menu ini sudah ada sejak tahun 1940-an, lho.

6. Lemper

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak BendaLemper (instagram.com/lisagunawan05)

Kamu mungkin sudah gak asing lagi dengan lemper. Makanan yang dibuat dari ketan dengan isian daging ayam atau abon ini biasanya ada dalam hajatan besar seperti pernikahan atau kelahiran anak. Nah, wilayah Sanden, Bantul, adalah sentra pembuatan lemper yang terkenal enak.

Baca Juga: 5 Fakta Wedang Uwuh, Minuman Rempah Favorit Raja Mataram

7. Wedang uwuh

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak BendaWedang uwuh (instagram.com/craft_souvenir)

Punya nama yang unik, wedang uwuh artinya yaitu minuman sampah. Berasal dari wilayah Imogiri, Bantul, wedang uwuh dibuat dari campuran beragam rempah utuh seperti jahe, serai, cengkeh, secang, dan lain-lain, sehingga bentuknya seperti tumpukan sampah daun. Minuman ini terkenal bisa menghangatkan dan menyehatkan badan, lho!

8. Sayur brongkos

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak Bendainstagram.com/kulinerjogja

Salah satu kuliner yang wajib kamu coba saat ke Jogja, yaitu sayur brongkos. Rasanya sangat khas dengan isian telur, kronyos sapi, daging, dan tolo. Kabarnya, sayur brongkos ini adalah makanan kesukaan dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan X.

9. Tiwul

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak Bendatiwul (instagram.com/dhora_kusumadewi)

Tiwul adalah makanan yang berasal dari Kabupaten Gunungkidul. Makanan ini dulunya dijadikan pengganti nasi. Tiwul sendiri dibuat dari singkong yang diberi lauk ikan gereh. Tiwul rasa manis juga ada seperti stroberi, nanas, dan cokelat

Baca Juga: Resep Sayur Brongkos Telur, Sajian Istimewa Ala Keraton Jogja

10. Bubur sumsum

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak Bendabubur sumsum (instagram.com/diahnimpuno)

Bubur sumsum terkenal dengan teksturnya yang lembut, ditambah dengan kuah gula merah yang legit sehingga menghasilkan rasa yang nikmat di mulut. Sekarang ini banyak penjaja bubur sumsum, tapi biasanya juga dapat ditemukan di acara hajatan bersebelahan dengan bubur merah putih.

11. Geplak

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak BendaIdn Times/Istimewa

Geplak berasal dari Kabupaten Bantul yang memang terkenal sebagai wilayah penghasil gula. Bahan untuk membuat geplak sendiri seperti gula pasir, kelapa parut, tepung ketan, minyak cengkeh, dan lain-lain. Soal rasa, tentu manis tapi ada sedikit gurih dari kelapanya.

12. Jadah manten

12 Makanan Khas Jogja yang Diakui sebagai Warisan Budaya Tak BendaJadah manten (instagram.com/mosyakur)

Jadah manten merupakan nyamikan atau camilan khas Jogja yang berbahan ketan, diisi daging ayam, lalu dibungkus dengan telur. Pun sesuai namanya, jadah manten banyak dijadikan sebagai pelengkap dalam upacara pernikahan adat Jawa

Selain kedua belas makanan tradisional Yogyakarta yang diakui sebagai warisan budaya tak benda, masih ada banyak lagi yang perlu kamu tahu, misalnya seperti dawet dan gathot. Tak hanya makanan, ada juga mainan tradisional serta upacara adat yang masuk dalam warisan budaya tak benda. Makin bangga 'kan sekarang sebagai warga asli Yogyakarta setelah mengetahui kebudayaan kita sangat beragam!

Baca Juga: 5 Tempat Makan di Jogja yang Baru dan Terkenal Murah

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya