Comscore Tracker

5 Tempat Wisata Ziarah di Yogyakarta, Syahdu Dikunjungi saat Ramadan

Ziarah sambil mengulik sejarah Islam di Tanah Jawa

Saat bulan puasa, mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berhubungan dengan Islam menjadi hal yang seru. Di Yogyakarta, ada sejumlah tempat wisata ziarah yang menarik untuk dikunjungi.

Tempat-tempat tersebut berhubungan dengan tokoh-tokoh dalam sejarah penyebaran Islam di Tanah Jawa. Penasaran? Yuk, intip rekomendasi lima tempat wisata ziarah di Yogyakarta berikut ini!

1. Makam Imogiri

5 Tempat Wisata Ziarah di Yogyakarta, Syahdu Dikunjungi saat RamadanMakam Imogiri (instagram.com/deny.asyoung)

Makam ini sangat populer, karena terdiri dari makam-makam Raja Mataram. Kerajaan Mataram dikenal sebagai kerajaan penganut Islam semasa berjaya. Makam ini tak pernah sepi traveler, apalagi saat akhir pekan.

Daya tarik Makam Imogiri ada pada desainnya yang memadukan Islam dan Hindu. Untuk menjangkaunya, kamu perlu menaiki 410 anak tangga. Tetap menjaga sikap dan menggunakan pakaian sopan, ya.

Lokasi: Kelurahan Girirejo, Kecamatan Imogiri, Bantuk, Yogyakarta

Jam operasional: setiap hari pukul 10.00-21.00 WIB

Harga: sukarela

2. Kompleks Makam Dongkelan

5 Tempat Wisata Ziarah di Yogyakarta, Syahdu Dikunjungi saat RamadanKomplek Makam Dongkelan (instagram.com/_imammuzaki)

Selanjutnya ada Kompleks Makam Dongkelan yang gak kalah ramai. Kompleks makam ini dibangun di sebelah Masjid Pathok Negara Dongkelan Kauman. Selalu ada santri yang datang setiap harinya.

Terdapat beberapa makam besar di sini. Paling populer makam K.H. M. Munawir alias Mbah Munawir. Dia dikenal sebagai ulama besar di zaman Belanda dalam perkembangan Islam di Yogyakarta.

Lokasi: Kelurahan Tirtomolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta

Jam operasional: setiap hari 24 jam

Harga: gratis

Baca Juga: Masjid Syuhada, Mengenang Gugurnya 21 Syuhada Melawan Jepang

3. Makam Syekh Maulana Maghribi

5 Tempat Wisata Ziarah di Yogyakarta, Syahdu Dikunjungi saat RamadanMakam Syekh Maulana Maghribi (instagram.com/rizaoemam)

Banyak yang belum tahu kalau Syekh Maulana Maghribi adalah nama asli Sunan Gresik. Ia dikenal sebagai Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Pulau Jawa. Gak heran kalau makamnya tak pernah sepi.

Uniknya, kompleks makamnya berdekatan dengan Pantai Parangtritis, sehingga bisa sekalian melihat pemandangan pantai. Letak makamnya sendiri di atas bukit, kamu harus menaiki beberapa anak tangga dulu.

Lokasi: Jalan Parangtritis, Kelurahan Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Yogyakarta

Jam operasional: setiap hari 24 jam

Harga: gratis

4. Petilasan Syekh Jumadil Kubro

5 Tempat Wisata Ziarah di Yogyakarta, Syahdu Dikunjungi saat RamadanPetilasan Syekh Jumadil Qubro (instagram.com/raden..rezapramadia)

Syekh Jumadil Kubro ini dipercaya sebagai bapak dari Wali Songo. Ia dianggap sebagai penggagas sistem Islam yang baik di Pulau Jawa.

Petilasannya berada di Bukit Turgo, Kaliurang, yang letaknya di kaki Gunung Merapi. Lokasinya cukup jauh, pastikan kamu menggunakan pemandu, ya.

Lokasi: Kelurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta

Jam operasional: setiap hari 24 jam

Harga: sukarela

5. Masjid Pathok Negoro Plosokuning

5 Tempat Wisata Ziarah di Yogyakarta, Syahdu Dikunjungi saat RamadanMasjid Pathok Negoro Plosokuning (instagram.com/wisnu_ismay)

Meski berbentuk masjid, Masjid Pathok Negoro Plosokuning berisi beberapa makam ulama besar yang diagungkan. Masjid bergaya kuno ini dibangun Sultan Hamengku Buwono I. Gak heran kalau disebut sebagai pondasi kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Lokasi: Jalan Plosokuning Raya Nomor 99, Kelurahan Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta

Jam operasional: setiap hari pukul 03.30-20.00 WIB

Harga: gratis

Nah, tempat wisata ziarah di atas bisa kamu kunjungi sambil menanti berbuka puasa. Tertarik ke mana dulu, nih?

Baca Juga: Pathok Negoro, Masjid Empat Penjuru Mata Angin Keraton yang Bersejarah

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya