Comscore Tracker

5 Fakta Pesanggrahan Taman Siswa, Terkenal Seram tapi Instagenic

Konon sering ada penampakan noni belanda!

Ada sejumlah kisah urban legend yang berkembang di Yogyakarta. Salah satunya adalah Pesanggrahan Taman Siswa yang letaknya ada di kaki Gunung Merapi.

Tempat yang juga dapat julukan sebagai vila putih ini terkenal karena banyak wisatawan yang datang ke sana untuk foto-foto, terutama di bagian depan yang tampak horor tapi juga Instagenic.

Penasaran bagaimana rumah ini bisa jadi menyeramkan? Yuk, simak sejarahnya berikut!

1. Pernah dimiliki guru besar UGM

5 Fakta Pesanggrahan Taman Siswa, Terkenal Seram tapi InstagenicVilla putih (instagram.com/cartermobiljogja)

Pada tahun 1953, rumah megah dua lantai ini dimiliki oleh seorang guru besar UGM bernama Profesor Soedomo. Selain sebagai seorang guru besar, Profesor Soedomo juga seorang dokter gigi sekaligus pendiri Fakultas Kedokteran Gigi UGM.

Ada juga kabar yang mengatakan kalau setelahnya, bangunan itu digunakan oleh orang Belanda dan menjadikannya tempat peristirahatan. Namun yang pasti, untuk saat ini bangunan tersebut dimiliki oleh Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa (UST).

2. Terletak di lereng Gunung Merapi

5 Fakta Pesanggrahan Taman Siswa, Terkenal Seram tapi Instagenicpesanggrahan kaliurang (instagram.com/gemilangmiko)

Di Kaliurang memang banyak rumah kosong gak berpenghuni yang bikin siapa saja merinding jika lewat di salah satunya, termasuk Pesanggrahan Taman Siswa ini. Rumah bergaya eropa yang harusnya menampakkan kemewahannya, justru magnet mistis yang paling terasa dan membuat orang jadi tertarik.

Untuk sampai ke sini gak terlalu sulit kok, tapi perlu beberapa kali melewati tanjakan dan turunan. Nah, jika kamu penasaran dan ingin lihat langsung bentuk rumahnya, ia terletak di samping pintu masuk wisata Goa Jepang.

Baca Juga: Rumah Pocong Sumi, Bangunan Horor di Kotagede Yogyakarta

3. Ditinggalkan sejak erupsi Gunung Merapi tahun 1994

5 Fakta Pesanggrahan Taman Siswa, Terkenal Seram tapi Instagenicvilla putih kaliurang (instagram.com/bktywn)

Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagaimana mestinya sebuah rumah peristirahatan. Sayangnya, pada tahun 1994 terjadi letusan Gunung Merapi yang cukup hebat hingga menewaskan 60 orang.

Letusan ini tentu mempengaruhi berbagai sektor kehidupan, termasuk di pesanggrahan tersebut. Karena lokasinya gak terlalu jauh dari Gunung Merapi, wedhus gembel atau awan panas dari gunung sampailah ke sana dan menyebabkan banyak kerusakan. Sejak itu, Pesanggrahan Taman Siswa pun ditinggalkan tanpa pernah mendapatkan sentuhan renovasi.

4. Dulunya jadi tempat kumpul mahasiswa

5 Fakta Pesanggrahan Taman Siswa, Terkenal Seram tapi InstagenicVilla angker kaliurang (instagram.com/awangelap21)

Kamu pasti bertanya-tanya, bagaimana awal berkembangnya cerita mistis di sana. Justru awalnya tempat ini selalu ramai oleh mahasiswa UGM. Mereka sering menginap, belajar, dan berdiskusi soal dunia perkuliahan.

Kemudian beberapa mahasiswa mulai mengalami hal-hal yang gak menyenangkan. Seperti mendengar cekikik orang sampai melihat hantu noni belanda dari lantai atas. Siapa sih yang gak merinding kalau tiba-tiba melihat manusia berwajah bule dengan pakaian ala victorian? Semua pasti bergidik ngeri!

5. Sekarang, banyak didatangi untuk swafoto

5 Fakta Pesanggrahan Taman Siswa, Terkenal Seram tapi InstagenicPesanggrahan Taman Siswa (instagram.com/renieas)

Pesanggarahan Taman Siswa sejatinya adalah tempat yang cantik. Dicat serba putih, pasti dulunya banyak yang memandang takjub dan ingin singgah di sini. Namun kini yang didapatkan adalah kesan menyeramkan setiap melewatinya. Banyak rumput liar yang tumbuh di halaman maupun di dalam rumah.

Bangunan berumur ini bagian dindingnya juga mulai dirambati dengan tanaman menjalar yang menandakan sudah sangat lama tidak diurusi dengan baik. Menariknya, kini justru banyak didatangi wisatawan lho. Mereka biasanya akan berfoto di bagian halaman untuk mendapatkan foto berkonsep vintage sekaligus seram.

Jika kamu berminat berkunjung, pastikan untuk datang dan pulang sebelum maghrib ya! Sebab setelah sore datang, kabut tebal akan menutup ruas jalan dan membuat berkendara jadi sulit. Selain itu, pakai pakaian yang nyaman dan tertutup karena udaranya yang dingin. Selamat jalan-jalan di Yogyakarta!

Baca Juga: 5 Hantu yang Jadi Urban Legend di Kampus UGM

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya