Comscore Tracker

Juara Serie A, Pemain Inter Milan Terancam Tak Digaji 2 Bulan

Pemain siap-siap angkat kaki dari klub

Jakarta, IDN Times - Inter Milan baru saja meraih scudetto Serie A 2020/21. Belum hilang euforia menjadi juara, Inter Milan justru dibelit krisis keuangan.

Kondisi itu berimbas ke pemain, mereka terancam tak menerima gaji selama dua bulan.  Krisis yang terjadi di Inter tersebut sebetulnya telah terjadi sejak pertengahan musim. Akibat krisis, I Nerrazzuri bahkan terancam dijual oleh pemilik klub, Suning Group. Neraca keuangan yang tak kunjung baik melilit perusahaan yang dimiliki Steven Zhang itu. 

Berdasarkan laporan La Gazzetta dello Sport, para pemain Inter disebutkan sudah bertemu dengan Zhang pada Senin, 10 Mei 2021. Para pemain telah diberi tahu kondisi keuangan klub yang sebenarnya. Pemilik klub meminta pemain bersedia tak digaji selama dua bulan.

1. Inter Milan bisa hemat Rp431 miliar jika tak menggaji pemain dua bulan

Juara Serie A, Pemain Inter Milan Terancam Tak Digaji 2 BulanPemain Inter Milan merayakan kemenangan atas AC Milan saat pertandingan perempat final Coppa Italia di Stadion San Siro, Milan, Rabu (27/1/2021) dini hari. Inter Milan memenangi pertandingan dengan skor 2-1 dan melaju ke semifinal. ANTARA FOTO/REUTERS/Daniele Mascolo

Jika pemain Inter Milan mau menerima tawaran untuk tidak digaji selama 2  bulan, klub akan berhemat banyak. Langkah itu diyakini bisa memberikan napas panjang bagi klub memperbaiki neraca keuangannya. Mereka bakal mengantongi 25 juta euro atau Rp431 miliar jika para pemain setuju untuk menyerahkan gajinya dua bulan.

Rencananya, manajemen pun bakal bertemu satu per satu dengan para penggawa Inter. Mereka secara pribadi bakal memberikan jawaban apakah bersedia atau tidak membantu klub yang kini tengah tertatih itu.

Kebijakan ini diisukan membuat para pemain mulai berpikir mencari pelabuhan klub lain, khususunya para bintang yang memberikan banyak kontribusi atas gelar juara Inter musim ini.

Baca Juga: Saat Liga Italia Kembali Didominasi Inter Milan dan AC Milan

2. Suning bangkrut akibat pandemik COVID-19

Juara Serie A, Pemain Inter Milan Terancam Tak Digaji 2 Bulandailyadvent.com

Sebelum terjadi di Inter, Suning Grup juga pernah mengalami kondisi yang sama. Perusahaan itu menyatakan krisis seusai klubnya meraih gelar juara di kompetisi domestik. Pada 12 November 2020, Jiangsu Suning, klub liga Tiongkok membubarkan diri secara sepihak dua pekan setelah memastikan titel juara. 

Holding yang menaungi Inter dan Jiangsu, yakni Suning Appliance Group, mengalami krisis finansial akibat efek pandemik COVID-19 yang berkepanjangan. Sang investor terbesar, yaitu Suning Appliance Group, akhirnya mundur sebagai investor klub kala itu.

Tentu ini jadi pengalaman pahit klub yang baru saja meraih gelar juara. Klub yang seharusnya banyak diguyur bonus, malah kesulitan keuangan. Jiangsu pun kini kembali jadi klub biasa saja.

3. Menjadi juara Serie A dan hentikan dominasi Juventus

Juara Serie A, Pemain Inter Milan Terancam Tak Digaji 2 BulanWebsite

Di musim ini, Inter sebenarnya bisa membuktikan diri berprestasi di Serie A. Klub asal Milan itu mampu menjadi kampiun dan menghentikan dominasi Juventus yang terus terjadi dalam kurun waktu satu dekade terakhir.

Layak dinantikan nasib Inter Milan yang berada di ujung tanduk. Apakah Inter Milan bakal mengalami kenyataan bubar seperti Jaingsu? atau menyelematkan diri dengan memotong gaji hingga menjual para bintangnya? Penggemar Inter tentu menunggu keputusan Suning .

Baca Juga: Krisis Finansial, 5 Pemain Bintang Ini Bisa Dijual oleh Inter Milan

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya